Presiden Jokowi: Semua Berduka Atas Kepergian YY yang Tragis

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 4 Mei 2016 15:55
Presiden Jokowi: Semua Berduka Atas Kepergian YY yang Tragis
Jokowi mengutuk 14 pemuda yang membuat YY meninggal dunia.

Dream - Kasus pelajar SMP asal Desa Padang Ulak Tanding, Provinsi Bengkulu berinisial YY memilukan hati. Gadis yang dibawah umur itu menjadi korban pemerkosaaan dan pembunuhan 14 pemuda.

Senin, 2 Mei 2016 pengguna media sosial ramai menggunakan tagar untuk mewujudkan keprihatinan dan perlawanan atas peristiwa yang dialami YY. Selasa, 3 Mei 2016 ini Presiden Joko Widodo, dalam akun twitter resminya, @jokowi turut berkomentar atas kematian gadis itu.

" Kita semua berduka atas kepergian YY yang tragis. Tangkap dan hukum pelaku seberat-beratnya. Perempuan dan anak-anak harus dilindungi dari kekerasan," papar Jokowi, Selasa, 3 Mei

 

Banyak pengikut Jokowi di twitter yang setuju hukuman seberat-beratnya yang harus dijatuhkan. Meski begitu, pada kenyataannya tuntutan hukuman kepada para pelaku jauh dari kata berat.

Kondisi itu diungkapkan akun @bemz_q dan @elliana_meina. Menurut dia, tuntutan hukuman kepada pelaku yang hanya 10 tahun jauh dari kata memberatkan.

" Sudah ditangkap bapak presiden dan cuma dituntut 10 tahun penjara," tulis akun @bemz_q.

 

" Cuma dituntut 10 tahun pakde. Alasannya karena kejahatan spontan bukan perencanaan. Ada gitu memperkosa spontan??? Lucu nih Indonesia," tulis @elliana_meina. (Ism) 

Beri Komentar