Misteri Pria Masih Hidup Usai 2 Hari Dikubur, Korban Serangan Beruang?

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 28 Juni 2019 17:01
Misteri Pria Masih Hidup Usai 2 Hari Dikubur, Korban Serangan Beruang?
Pria dengan kondisi mengenaskan itu dikabarkan korban serangan beruang. Namun kabar itu pun masih diragukan.

Dream - Sebuah video memuat gambar sesosok pria dalam kondisi mengenaskan sempat menghebohkan Instagram. Video tersebut menunjukkan wajah dan tubuh pria itu tampak penuh luka, badan kurus, dan bagian dada kirinya ada luka mengangga.

Video itu sempat diunggah oleh vokalis band Matta, Sunu di akun instagramnya. Dia membubuhkan status dan menyebut pria itu masih hidup setelah dimakamkan selama dua hari.

" Forward dari teman kurang lebih ceritanya dia meninggal dan dikubur selama 2 harian lalu ada orang yang dengar dia menjerit jerit lalu digali lah kuburnya," tulis akun instagram @sunumatta.

pria mengenaskan

Setelah melakukan penelusuran, Dream menemukan gambar yang sama. Gambar tersebut dimuat di situs media Inggris, Metro.co.uk.

Namun sosok pria dan penyebab kondisi mengenaskannya masih menjadi misteri. 

1 dari 7 halaman

Jadi Cadangan Makanan Beruang

Situs itu menyertakan pemberitaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi, mengutip laman EADaily. Diketahui, pria dalam gambar serta video tersebut bernama Alexander yang tinggal di Rusia.

Apa yang dialami Alexander sangat mengenaskan. Dia ditemukan oleh beberapa anjing pemburu dalam kondisi mengenaskan setelah sebulan sebelumnya dinyatakan hilang.

Alexander tergeletak di dalam sarang beruang dalam keadaan masih hidup. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit begitu ditemukan.

Pria itu mengalami patah tulang belakang setelah berusaha melawan seekor beruang coklat. Dia selamat setelah beruang itu mengalahkannya dan bertahan hidup dengan minum air seninya.

" Beruang itu menyimpan saya untuk dimakan nanti," kata Alexander.

 

2 dari 7 halaman

Penuh Luka

Para anjing pemburu tak mau meninggalkannya setelah menemukan Alexander. Merasa ada yang salah, beberapa pemburu segera mendekat dan terkejut dengan apa yang ditemukan anjing-anjing mereka.

Awalnya, para pemburu sempat mengira Alexander sudah mati namun mereka langsung menyadari pria itu masih hidup dan langsung mencari pertolongan. Alexander sendiri hanya ingat namanya tetapi lupa umurnya.

Pihak rumah sakit merekam pria malang itu bisa membuka mata dan mengkonfirmasi nama pertamanya. Dia disebutkan mengalami cedera parah dan jaringan yang membusuk karena tidak bisa bergerak dalam waktu lama.

Tim dokter tidak dapat memastikan bagaimana Alexander berhasil selamat dari cedera. Beruang coklat memiliki kebiasaan menyimpan buruan untuk dimakan nanti.

3 dari 7 halaman

Kabar Diserang Beruang Diragukan

Namun masih dari laman yang sama, kabar kondisi mengenaskan pria akibat penyerangan itu masih diragukan

Laman tersebut melaporkan kabar pria tersebut adalah seorang pasien di sebuah rumah sakit di Kazakhstan dan tidak pernah diserang beruang.

Sejumlah pengelola rumah sakit di wilayah Tuva, tempat dimana peristiwa terjadi, telah disambangin dan membantah merawat pasien pria tersebut.

EADaily sebagai situs yang pertama memberikan berita tersebut bahkan menggelar sayembara bagi siapa saja yang bisa membuktikan cerita sebenarnya.

Para peneliti independen menduga suara wanita dalam video tersebut lebih mirip seorang warga Kazakh daripada Tuva.

 

4 dari 7 halaman

Pria Malang itu Dikabarkan Pasien

Sekelompok orang yang mencari orang-orang hilang di Kazakhstan menyatakan pria malang itu berasal dari kota Aktobe, dimana dia pernah dirawat namun tidak pernah diserang beruang.

Aktobe diketahui berjarak 1.600 mile dari ibukota Tuva, Kyzyl.

Organisasi yang dikenal dengan sebuah zello.poisk membuat klaim itu setelah mencari Alexander adalah pria yang tengah mereka cari.

Mereka meminta pihak rumah sakit Aktobe untuk membantu dan dikatakan pria itu telah dirawat dan kondisinya semakin membaik.

" Dia sakit, namun dokter mengatakan bisa menyembuhkannya,"

Seorang sumber di rumah sakit membenarkan pria itu pasiennya. Namun dia enggan memberikan pernyataan resmi.

5 dari 7 halaman

Sunu Matta Hapus Video `Pria Hidup Usai Dikubur 2 hari`

Dream - Sunu, vokalis Matta Band mengunggah video mengerikan di laman akun instagramnya. Sunu memperlihatkan video mirip seorang pria dengan luka mengerikan di sekujur tubuhnya.

Video itu memperlihatkan seorang pria dengan luka menganga di beberapa titik tubuhnya. Lukanya mengerikan. Sunu tidak menyamarkan luka-luka itu di akun instagramnya. 

Sebagian kulit tubuhnya mengelupas. Bagian lain badannya luka. Orang itu hanya ditutup dengan kain dan terbaring di ranjang dengan wajah mengerikan.

Sunu pun menambahkan keterangan video dengan caption berikut:

" Forward dari teman kurang lebih ceritanya dia meninggal dan dikubur selama 2 harian lalu ada orang yang dengar dia menjerit jerit lalu digali lah kuburnya,"  tulis akun instagram @sunumatta dikutip Dream, Kamis 27 Juni 2019.

Sunu menyebut kejadian itu merupakan kuasa Allah. Orang yang sudah dikubur selama dua hari masih hidup.

" Ternyata kuasa Allah dia masih hidup dan jasadnya seperti apa yang kita lihat, lalu mengapa jasadnya jadi seperti itu??? semoga jadi bahan renungan buat kita semua wallahualam," kata Sunu.

unggahan Sunu

Sunu tidak menjelaskan apakah video itu asli apa bukan. Sebab tidak sampai satu jam, video sudah hilang dari akun instagram Sunu. Sebelum dihapus, banyak warganet yang mengatakan video itu menyeramkan. 

Belum Respons

Terkait unggahan kontroversi itu, Sunu belum memberikan penjelasan. Pesan singkat yang dikirim belum juga direspons.  

Hingga kini, belum diketahui apakah video itu asli atau bukan? Apakah benar video itu mmerupakan pria yang disebutkan dalam caption Sunu, belum terkonfirmasi. Ataukah video berisi pria asli dengan luka penyakit lain? Atau bisa jadi video itu merupakan boneka dari sebuah film. Hingga kini belum bisa dipastikan. (ism) 

6 dari 7 halaman

Cerita Sebenarnya Geger Wanita Hamil Melahirkan 17 Bayi

Dream - Kabar persalinan seorang wanita Amerika Serikat membuat kehebohan di media sosial. Wanita itu disebut telah melahirkan 17 bayi laki-laki. Lebih mengejutkan lagi, belasan bayi itu lahir dalam sekali kehamilan.

Kabar ini pertama kali diunggah oleh akun Facebook Richard Camarinta Dy. Unggahan itu menyertakan tiga foto, satu foto berisi wanita hamil yang disebut bernama Catherine Bridge dengan perut yang sangat besar.

Satu foto lainnya berisi gambar bayi-bayi sedang bermain di ruang tamu. Sedangkan foto terakhir memperlihatkan seorang pria menggendong empat bayi dan ada banyak bayi lainnya di sekelilingnya.

kabar hoaks

Tetapi, India Today menemukan ada kejanggalan dalam berita tersebut. Ruang anti berita bohong media tersebut mendapat temuan bahwa cerita itu merupakan fiksi yang sempurna, yang dimuat oleh situs satire World News Daily Report.

7 dari 7 halaman

Sumbernya Situs Satire

Diketahui, berita menggemparkan itu diunggah Richard Camarinta Dy pada 30 Mei. Unggahan tersebut sudah disebarkan kembali oleh 33.000 pengguna lain beberapa saat setelah unggahan tersebut dibuat.

Dalam unggahannya, Richard Camarinta Dy juga membubuhkan link artikel tersebut. Link tersebut diambil dari situs Women Daily Magazine yang memuat berita yang sama.

Tetapi, ternyata sumber asli dari berita tersebut adalah World News Daily Report. Ini merupakan situs satire yang mengunggah berita berita fiksi untuk candaan.

Demikian juga dengan foto wanita hamil dalam unggahan tersebut ternyata hasil editan. Foto aslinya, perut wanita itu tidak besar namun seukuran hamil normal.

kabar hoaks

Sedangkan foto pria dengan 17 bayi ternyata dibuat tujuh tahun lalu. Pria tersebut rupanya adalah dokter kandungan dan ginekolog asal Amerika Serikat, Robert M Biter.

Kesimpulannya, berita wanita melahirkan 17 bayi dalam satu kali kehamilan merupakan bohong. Tidak ditemukan fakta adanya kasus seperti dalam unggahan tersebut.

Beri Komentar