Putri Gubernur NTB Tertimpa Reruntuhan Saat Berada Di Dapur Umum (Twitter @nengherba)
Dream - Lombok kembali diguncang gempa hebat siang tadi. Kali ini, gempa tersebut berkekuatan 6,2 Skala Richter dengan pusat gempa terletak 6 kilometer arah barat laut Lombok Utara dengan kedalaman 12 kilometer.
Dikabarkan salah satu korban gempa ini adalah putri Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. Gadis cilik itu tertimba reruntuhan saat berada di posko dapur umum.
Dalam video yang diunggah di akun Twitter @nengherba, terlihat bocah kecil itu menangis keras. Dia tengah dipangku wanita yang diketahui bernama Erica, istri TGB.
Innalillahi wainaillaihi rojiun, ya Allah NTB gempa lagi 6,2 SR. Putrinya Pak Gub @TGBMZainulMajdi pun tertimpa reruntuhan di posko dapur umum. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan kpd warga Lombok, aamiin #PrayForNTB #prayforLombok #earthquake pic.twitter.com/HCQWzPDXbY
— Neneng Herbawati (@nengherba)9 Agustus 2018
Sembari mengucapkan sholawat, Erica berusaha menenangkan tangis putrinya. Sesekali dia meminta anaknya bersabar.
" Sabar, sabar sayang. Sabar, sabar," kata wanita itu.
Putri TGB terus menangis. Bocah kecil itu merasa kesakitan.
" Sabar, ini supaya kita belajar sabar ya, nak ya. Kita harus sabar. Kakak akan sehat, insya Allah," kata wanita itu.
Putri TGB terus menangis. Dia meminta diantarkan ke kantor sang ayah.
" Nanti kita ke kantor Papa," jawab Erica.
© Dream
Dream - Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali diguncang gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter sekitar pukul 12.25 WIB. Seperti dikutip dari akun Twitter Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, gempa tersebut berpusat di 6 kilometer barat laut Lombok Utara kedalaman 12 kilometer. " Gempabumi susulan 6,2 SR baru saja terjadi di Lombok pada 9/8/2018 pukul 12.25 WIB," tulis Sutopo seperti dikutip Dream, Kamis 9 Agustus 2018. Sutopo menjelaskan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan diharapakan masyarakat untuk tetap tenang. " Guncangan dirasakan sedang hingga keras. BMKG mencatat gempa susulan hingga pagi tadi 355 kali gempa," ucap dia. Pada 29 Juli 2019, Lombok Diguncang gempa 6,4 Skala Richter dan pada 5 Agustus 2018 Lombok kembali diguncang dengan kekuatan yang lebih besar yakni 7 Skala Richter.
© Dream
Dream - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap data terbaru mengenai dampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurut Sutopo, jumlah korban meninggal akibat gempa tersebut kini mencapai 131 jiwa.
" Data yang kami himpun sementara ini sebanyak 131 orang meninggal dunia. Jumlah ini akan terus bertambah," kata Sutopo, dikutip dari merdeka.com, Rabu 8 Agustus 2018.
Sutopo mengatakan masyarakat terus melaporkan data korban meninggal tertimpa reruntuhan. Para korban merupakan warga Indonesia dengan jumlah kematian terbanyak di Lombok Utara.
" Rinciannya, 78 di Kabupaten Lombok Utara, 24 di Kabupaten Lombok Barat, 19 di Kabupaten Lombok Timur, 6 di Kota Mataram, 2 di Kabupaten Lombok Tengah, dan 2 di Denpasar," kata Sutopo.
Sedangkan jumlah korban luka, Sutopo menyebut ada 1.477 orang. Sedangkan pengungsi mencapai 156.003 jiwa.
" Dari catatan kita juga sebanyak 42.239 unit rumah dan 458 bangunan sekolah mengalami kerusakan," ucap dia.
© Dream
Dream - Tim evakuasi reruntuhan masjid di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, menemukan seorang korban dalam keadaan selamat.
" Alhamdulillah ada korban yang bisa diselamatkan dari masjid yang roboh diguncang gempa 7 SR di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, di akun Twitter, @Sutopo_PN.
Alhamdulillah ada korban yang bisa diselamatkan dari masjid yang roboh diguncang gempa 7 SR di Desa Lading-Lading Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Semoga banyak yang bisa diselamatkan. pic.twitter.com/hJ0NKZUB53
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)6 Agustus 2018
Sutopo mengunggah video tentang korban selamat tersebut. Dalam video itu, terlihat seorang jemaah mengenakan gamis abu-abu dan peci putih diangkat sejumlah tentara.
Korban dibawa menjauh dari reruntuhan. Sembari menahan tangis, korban terus melafalkan syahadat.
Proses evakuasi masih terus dijalankan oleh gabungan Basarnas dan TNI. Hingga Selasa pukul 09.00 WIB atau 10.00 WITA, tiga korban dinyatakan meninggal dan satu selamat dari reruntuhan masjid.