Viral Bule di Bali Pakai Seragam Polisi Saat Halloween

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 19 November 2021 19:34
Viral Bule di Bali Pakai Seragam Polisi Saat Halloween
Seorang WNA asal Amerika Serikat mengenakan atribut polisi saat merayakan pesta Halloween di Bali.

Dream - Sebuah video yang menunjukkan bule di Bali mengenakan seragam polisi saat perayaan Halloween viral di media sosial. Video itu direkam di salah satu kafe di kawasan Sanur dan dibagikan oleh salah satu akun TikTok yang kini sudah dihapus videonya. 

" Bule bisa nyanyi Indonesia. So beautiful suaranya," tulis pemilik akun dalam keterangan unggahan, Minggu 31 Oktober 2021. 

Aksi WNA asal Amerika Serikat berinisial RLB itu mendapat respons dari Kasi Propam Polresta Denpasar, Iptu Harun Budiyanto. Menurut dia, polisi telah mengecek peristiwa itu.

1 dari 3 halaman

Tidak Berniat Melecehkan Polisi

Polisi

RLB, tambah Harun, telah memberikan klarifikasi dan meminta maaf soal penggunaan atribut kepolisian tersebut. Ia juga mengaku tidak berniat melecehkan polisi.

" Dari keterangan yang bersangkutan, seragam tersebut didapatkan dengan cara membeli di salah satu toko yang menjual seragam dinas Polri," kata Iptu Harun, dikutip dari Merdeka.com.

2 dari 3 halaman

Dari keterangan RLB, Polresta Denpasar kemudian mengumpulkan para pedagang atribut seragam polisi yang ada dan berjualan di wilayah hukum Polresta Denpasar pada Kamis, 18 November 2021. Atas kejadian tersebut, Harus mengingatkan kepada sembilan pedagang agar kejadian tersebut tak terulang.

Kemudian ia meminta kepada par pedagang atribut polri agar lebih teliti dan selektif dengan meminta KTA atau KTP personel polri. Kemudian pada pedagang diminta mencatat dari buku mutasi dan melaporkan ke Dinas Polri ke Polres terdekat untuk antisipasi penyalahgunaan.

" Kami berharap kerjasama dari para pedagang atribut Polri untuk lebih teliti dan selektif dalam menjual atribut seragam agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan merugikan polri," imbuhnya.

 

 

3 dari 3 halaman

Iptu Harun juga mengharapkan kejadian yang sempat membuat publik heboh tersebut tak terulang.

Ia juga meminta para pedagangang untuk mengerti akan pekerjaannnya dan tak lagi terjadi hal merugikan, baik bagi pihak pedagang ataupun Polri.

" Apabila sewaktu-waktu ada hal yang mencurigakan kami mohon para pedagang dan pemilik toko atribut segera melakukan koordinasi atau melaporkan hal tersebut ke Sipropam Polresta Denpasar," ujar Iptu Harun.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar