Reaksi Febri Diansyah Soal Bayaran Mahal untuk Bela Ferdy Sambo

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 29 September 2022 13:00
Reaksi Febri Diansyah Soal Bayaran Mahal untuk Bela Ferdy Sambo
Febri menegaskan akan berlaku objektif dalam penangan kasus ini.

Dream - Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menyadari kekecewaan besar dari publik ketika ia memilih membela istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Di media sosial bahkan ramai pertanyaan Febri menerima bayaran selangit hingga bersedia membela mantan Kadiv Propam itu.

Apalagi sebelumnya pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea, sempat membocorkan ia nyaris menekan kontrak senilai miliaran rupiah untuk menjadi pengacara Ferdy Sambo. Namun, tawaran itu akhirnya ditolak Hotman karena ia diamuk sang istri dan putranya, Franky Hutapea.

1 dari 5 halaman

Merespons pertanyaan tersebut, Febri enggan berkomentar terkait bayaran yang diterimanya. Dia mengaku lebih fokus pada substansi kasus yang dipegangnya.

" Kita sekarang fokus pada subtansi. Itu yang paling penting. Mungkin sejak Juli ya sampai saat ini, mungkin 2-3 bulan, kita tahu persis isu yang berkembang itu bukan hanya soal substansi dan oleh karena itu, dalam konteks objektivitas tadi, makanya kami betul-betul menggarisbawahi objektivitas," kata Febri saat konferensi pers, Rabu 28 September 2022.

Ia mengaku keputusannya ini merupakan ujian sebagai seorang advokat. Namun, Febri menegaskan akan berlaku objektif dalam penangan kasus ini.

2 dari 5 halaman

" Mungkin ada yang tidak percaya, apa iya misalnya lawyer bisa objektif. Itu ujian bagi kami untuk bisa menerapkan dalam konteks perkara ini. Itu lah, kami pikir tugas dari advokat ujiannya adalah memang ini, seperti meniti jalan yang agak licin yang ya. Ujiannya bagi kami adalah bagaimana kami bisa konsisten memegang prinsip-prinsip tersebut," jelas Febri.

Adapun bentuk keseriusan Febri untuk mendampingi perkara ini secara objektif adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan rekonstruksi di rumah Magelang.
  2. Mempelajari seluruh berkas yang tersedia dan menganalisis keterangan pihak-pihak yang relevan dan metode pengumpulan fakta lainnya.
  3. Melakukan diskusi dengan 5 ahli hukum (3 profespr dan 2 doktor ilmu hukum) dari 4 perguruan tinggi
  4. Melakukan diskusi dengan 5 psikolog, baik guru besar Psikologi, ahli Psikologi Klinis dan Psikologi Forensik
  5. Mempelajari setidaknya 21 pokok-pokok perkara pembunuhan dan pembunuhan berencana.
  6. Mempelajari kegiatan lain sesuai dengan ruang lingkup pendampingan hukum yang diberikan.
3 dari 5 halaman

Febri juga mengaku bahwa sulit untuk menyampaikan informasi terkait kasus ini. Pasalnya, publik sudah dikelabui terkait skenario tembak-menembak.

" Saya menyadari, menjelaskan informasi-informasi terkait perkara pada publik saat ini adalah hal yang sangat tidak mudah karena sebelumnya telah terjadi skenario tembak-menembak yang kita ketahui bersama. Namun, kami tetap berharap masyarakat berkenan menerima sedikit penjelasan kami," kata Febri.

Sumber: merdeka.com

4 dari 5 halaman

Alasan Eks Jubir KPK Febri Diansyah Mau Jadi Pengacara Putri Candrawathy, Istri Ferdy Sambo

Dream - Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengaku telah menjadi salah satu tim kuasa hukum istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

" Ya, saya memang diminta bergabung di tim kuasa hukum perkara tersebut sejak beberapa minggu lalu," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu 28 September 2022.

Febri Diansyah menyanggupi bergabung menjadi tim kuasa hukum Putri Candrawathi usai mempelajari perkara dan bertemu langsung dengan istri mantan Kadiv Propam Polri itu. Dia berjanji akan menangani kasus yang menjerat Putri secara objektif.

5 dari 5 halaman

" Saya akan dampingi seca objektif. Jadi, sebagai advokat saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif dan faktual," katanya.

Selain Febri, dalam undangan jumpa pers mengenai kasus Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang beredar juga ada nama Rasamala Aritonang yang merupakan mantan pegawai KPK, turut bergabung menjadi tim kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

" Jadi, sebagai Advokat saya akan dampingi perkara Bu Putri secara objektif dan faktual. Informasi lebih lanjut nanti akan disampaikan pada konferensi pers sore ini," ujarnya.

Sumber: liputan6.com

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More