Rela Korbankan Nyawa, Muslimah Ini Jadi Pahlawan Jerman

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 5 Desember 2014 10:31
Rela Korbankan Nyawa, Muslimah Ini Jadi Pahlawan Jerman
Keberaniannya bertindak meski akhirnya mengorbankan nyawanya sendiri, mendapat pujian dari Presiden Jerman.

Dream - Ribuan warga Jerman menyalakan lilin dan mengheningkan cipta sebagai penghormatan terhadap Tugce Albayrak (23 tahun), seorang gadis muda Muslim asal Turki, yang meninggal setelah membantu dua wanita Jerman yang dilecehkan di sebuah restoran di kota Offenbach.

Tugce mengalami koma pada 15 November lalu setelah menolong dua perempuan yang diganggu tiga brandalan beraksen Serbia di sebuah restoran di kota Offenbach.

Dia kemudian dipukuli dengan brutal oleh salah satu brandalan bernama Sanel M (18 tahun) di lapangan parkir setelah berusaha menyelamatkan perempuan yang berteriak minta tolong di depan kamar mandi restoran.

Selama dua minggu lebih Tugce koma, keluarga dan teman-temannya menunggu kabar soal pemulihannya. Namun, dokter mengatakan otak kiri muslimah muda itu mati akibat serangan pada 26 November 2013.

Kedua orangtua Tugce kemudian memutuskan untuk menarik sistem penopang hidupnya pada 28 November, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-23. Tugce akhirnya meninggal dunia.

Keberaniannya bertindak meski akhirnya mengorbankan nyawanya sendiri, mendapat pujian dari Presiden Jerman Joachim Gauck yang menyebut almarhumah sebagai ‘suri tauladan’.

" Seperti ribuan warga lainnya, saya ngeri dan terkejut dengan kejadian mengerikan tersebut. Tugce telah mendapat penghormatan dan terima kasih dari kita semua," kata Presiden Jerman Joachim Gauck seperti dilansir The Independent, Jumat 5 Desember 2014.

" Dia akan selalu menjadi contoh bagi kita. Seluruh warga negara berduka untuk Anda. Di saat orang lain membuang muka, Tugce menunjukkan keberanian dan moral yang tegar."

Jerman adalah negara Eropa kedua dengan populasi muslim terbesar setelah Prancis. Jumlah muslim di Jerman diperkirakan antara 3,8 hingga 4,3 juta jiwa atau 5 persen dari total 82 juta penduduk negara tersebut.

Beri Komentar