Randall Margraves Diamankan Polisi (Foto: Twitter)
Dream - Randall Margraves, ayah dari tiga korban pelecehan seksual dijegal polisi usai hendak menyerang terdakwa dokter tim olimpiade senam Amerika Serikat (AS) Larry Nassar. Peristiwa tersebut terjadi di ruang pengadilan Eaton County, Michigan, Jumat, 2 Februari 2018.
Dari video yang beredar, awal mula penyerangan itu terjadi ketika Nassar menggelengkan kepala saat mendengar pernyataan dari putri Margraves. Melihat reaksi yang muncul, Magraves sempat meminta hakim untuk " lima menit di ruangan terkunci dengan `setan` itu" .
Dilaporkan CNN, permintaan Margrave ditolak Hakim Janice Cunningham.
" Itu bukan cara kerja sistem hukum kita," kata Janice.
Tak berselang lama Margraves segera meluncur ke arah Nassar. Rencana main hakim sendiri itu digagalkan polisi dan petugas keamanan yang berada di ruang sidang.
Tiga polisi menjegal Margraves dan memborgol tangannya. Dalam tayangan video, meski sudah ditahan tiga orang berpakaian polisi, Margraves bersikeras untuk " mendatangi" Nassar.
Warganet AS menyebut aksi Margraves sebagai tindakan " seorang pahlawan" . Tetapi, tak berselang lama, Margraves memberi penjelasan.
Dikutip dari laman The Australian, Margraves menyatakan permintaan maaf atas tindakannya di ruang sidang. Dia juga enggan disebut sebagai " pahlawan" .
Margraves mengatakan bahwa dia menyesal dan merasa malu dengan tindakannya.
Pelecehan yang dilakukan Nassar menjadi pembahasan di Amerika Serikat. Sebab, selama lebih dari dua dekade 150 atlet senam dan perempuan dilaporkan telah menjadi korban kejahatan seksualnya.
© Dream
Dikutip dari Anadolu Agency, Hakim Michigan Rosemarie Aquilina memvonis hukuman penjara 40 hingga 175 tahun.
" Anda masih saja berpikir bahwa Anda benar, Anda seorang dokter, Anda sudah menjalani perawatan, namun saya baru saja menandatangani surat perintah kematian Anda," ujar Aquilina.
Nassar sebelumnya juga telah dijatuhi hukuman 60 tahun penjara karena kasus pornografi anak.
Korban-korban Nassar, termasuk sejumlah atlet populer, satu-persatu menceritakan kisah pelecehan yang mereka alami.
" Anda tidak bisa merenggut olahraga ini dari saya. Saya sangat mencintai olahraga ini, dan rasa cinta saya lebih kuat dari setan dalam diri Anda, dan orang-orang yang membiarkan Anda untuk menyakiti banyak orang!" hardik peraih medali emas tiga kali Aly Raisman ke Nassar.
" Sekarang Anda tahu Anda akan mendekam di tempat di mana Anda tidak akan bisa menyakiti siapapun lagi. Namun saya di sini ingin mengatakan bahwa saya tidak akan berhenti berjuang sampai pengaruh anda di dunia olahraga hilang sama sekali!" ucap dia.