Keepo.me
Dream - Buat kamu yang suka berselancar di dunia maya, pasti pernah menemukan pertanyaan yang kemudian memancing pembahasan panjang.
Seperti halnya beberapa tahun lalu, saat seorang pengguna Tumblr bernama Swiked' mengunggah sebuah foto baju bermotif belang dan bertanya kepada netizen tentang warna nya.
Pertanyaan tersebut berbuntut panjang. Banyak pengguna Twitter yang akhirnya justru saling adu argumen tentang warna baju itu. Ada yang masih ingat?
Dan tak hanya di luar negeri lo, pertanyaan yang banyak memancing perdebatan seperti itu juga terjadi di Indonesia.
Entah siapa yang memulainya, bentuk dan ukuran Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Keluarga (KK) menjadi pembahasan di media sosial Indonesia.

Banyak netizen yang penasaran kenapa surat izin mengemudi (SIM) yang bentuknya berupa kartu malah disebut sebagai " surat" , dan kartu keluarga (KK) yang bentuknya berupa sebuah kertas layaknya surat malah disebut sebagai " kartu" ?
© Dream
Walaupun belum ada penjelasan khusus mengenai pertanyaan itu, menurut akun Twitter Ivan Lanin, penyebutan ini muncul sejak zaman penjajahan Belanda.

Menurut pakar internet dan aktivis bahasa ini, sebelum Indonesia merdeka keterangan mengemudi itu atau rebewes (bahasa Belanda: rijbewijs) itu bentuknya buku yang mirip " surat" .

Sebaliknya, dulu keterangan data keluarga itu terbuat dari karton manila tebal yang bentuknya mirip " kartu" ukuran besar.
© Dream
Selain teori sejarah tersebut, ada juga beberapa pendapat yang muncul sebelumnya. Seperti teori-teori sederhana dari para netizen.
Banyak dari mereka memberikan jawaban yang mengundang gelak tawa. " Kalu SIM dia kartu nya biar gampang dibawa. Kalau kk bentuknya surat lu dibawa, diangap mau ke kantor KUA," tulis akun @erwinsiregar.
" Kalo SIM segede KK gimana masukin ke dompet?" tulis akun @ErwinP.A.
Jadi bagaimana menurut kalian Sahabat Dream? Semoga dapat pencerahan ya...
(Sumber: Keepo.me/Twitter.com/Ivan Lanin)