Terungkap Sosok Bharada E yang Sebenarnya: Tak Mahir Menembak, Bukan Ajudan Irjen Ferdy Sambo

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 4 Agustus 2022 14:00
Terungkap Sosok Bharada E yang Sebenarnya: Tak Mahir Menembak, Bukan Ajudan Irjen Ferdy Sambo
"Bharada E ini bukan ADC atau ajudan. Bukan, sprin (surat penugasan) Bharada E ini sopir," ucap Edwin

Dream - Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Edwin Partogi Pasaribu, mengungkap latar belakang tersangka Bharada Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Ia mengatakan, tak benar Bharada E mahir menembak dan menjadi ajudan Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Hal itu diketahui berdasarkan pemeriksaan terhadap Bharada E sebagai tindak lanjut melayangkan surat permohonan perlindungan kepada LPSK pada Jumat, 29 Juli 2022.

" Bharada E ini bukan ADC atau ajudan. Bukan, sprin (surat penugasan) Bharada E ini sopir," ucap Edwin, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 4 Juli 2022.

1 dari 6 halaman

" Kemudian dia baru pegang pistol, November tahun lalu. Latihan menembak itu Maret 2022 di Senayan. Berdasarkan informasi yang kami dapat Bharada E bukan termasuk kategori mahir menembak," imbuhnya.

Edwin menjelaskan, latar belakang Bharada E itu didapat berdasarkan konfirmasi dari pihak-pihak lain yang menjadikan sandaran pembanding informasi LPSK dalam menindaklanjuti permohonan tersebut.

" Soal menembak ini, kami dapat informasi lain yang diperoleh yang bisa dipercaya," ucapnya.

Edwin mengatakan, perihal keterangan untuk menembak Bharada E dikonfirmasi pihaknya. Menyusul berbagai informasi terkait Bharada E sosok ajudan yang baru bertugas tujuh bulan dari kesatuan Detasemen Brimob Cikeas yang disebut sniper.

2 dari 6 halaman

" Bukan belajar menembak, dia bukan sniper ahli tembak. Kan, ada banyak pemberitaan dia sniper. Informasi yang kami peroleh dia tidak masuk standar itu, bukan kategori penembak yang mahir gitu sajalah," katanya.

Apa yang diperoleh LPSK, berbeda dengan keterangan sebelumnya dari Polres Jakarta Selatan yang menyebut Bharada E bukan penembak biasa. Bharada E disebut penembak nomor 1 di Resimen Pelopor Korps Brimob. Sehingga, ia piawai dalam hal memegang senpi.

Sementara untuk keterangan sprin soal sopir yang ditugaskan Bharada E, lanjut Edwin, didapat dari hasil konfirmasi langsung ketika melangsungkan pemeriksaan terhadapnya.

3 dari 6 halaman

" Ya, itu keterangan dari Bharada E. Jadi di antara 8 orang anggota Polri yang melekat ke Pak Sambo menurut Bharada E, tiga di antaranya sprinnya (surat perintah_ adalah driver)," sebutnya.

Sementara untuk sprin Brigadir J yang dikatakan sebagai sopir Istri Kadiv Propam, Edwin malah mendapatkan keterangan kalau dia yang bertugas sebagai ajudan, sama seperti Brigadir Deden.

" Ya informasi yang kami peroleh, ya kalau J itu ADC. ADC yang cukup lama di Pak Sambo bersama Deden. Jadi J sama Deden sudah melekat ke Pak Sambo 2 tahun," tuturnya.

4 dari 6 halaman

Ucap Belasungkawa ke Keluarga Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo Minta Doa Agar Istri Lekas Pulih

Dream - Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo memenuhi panggilan Bareskrim Polri atas laporan dari keluarga Brigadir J. Perwira polisi bintang dua ini tiba di Mabes Polri sekitar pukul 10.00 WIB.

Dengan kehadirannya ini, Ferdy menyampaikan telah menjalani proses pemeriksaan sebanyak empat kali terkait kasus baku tembak anak buahnya yang menewaskan Brigadir J.

" Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, pemeriksaan keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres, Polda Metro dan sekarang keempat di Bareskrim Polri," kata Ferdy di Mabes Polri, Kamis, 4 Agustus 2022.

5 dari 6 halaman

Ferdy menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri karena kegaduhan kasus penembakan anak buah di rumah dinasnya, pada 8 Juli 2022 itu.

" Saya juga ingin sampaikan permohonan kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga, saya selaku ciptaaan Tuhan minta maaf kepada institusi Polri," ujar Ferdy.

Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

" Saya juga sampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Semoga keluarga diberi kekuatan," tuturnya.

6 dari 6 halaman

Terakhir, Ferdy Sambo memohon doa masyarakat untuk kesembuhan istrinya. Diketahui, istri Sambo saat ini tengah melakukan pemulihan dari trauma.

" Saya mohon doa agar istri saya lekas pulih dari trauma dan anak-anak bisa lewati ini semua," tutup Ferdy.

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

" Penyidik menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP jo 55 dan 56 KUHP," ujar Brigjen Andi Rian di Mabes Polri.

Sumber: merdeka.com

Beri Komentar