Pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan 7 kru itu naik ketinggian dengan cepat, mengalami stall atau kehilangan daya angkat, dan kemudian jatuh di laut.
"Alarm peringatan, kita dapat mengatakan, berteriak, sementara di latar belakang mereka (pilot dan kopilot) sibuk berusaha untuk mengendalikan," kata penyidik KNKT.
AirArabia memiliki ambisi besar, tak hanya menguasai langit Timur Tengah, maskapai murah ini juga ingin mengangkasa ke Eropa, Amerika Utara, hingga Afrika.