Eva lebih memilih memprioritaskan sisi spiritual dalam dirinya dibandingkan mengejar karir di panggung perfilman. Dia juga kerap diminta memberian tausiyah
Air matanya tumpah. Hatinya hancur tak karuan. Sedih bukan main. Melihat gadis muda berpenampilan berani di film itu adalah Eva di kala belia. Tapi kini ia hijrah. Ingin hidup khusnul khotimah.