Advertisement
Gunung Merapi erupsi luncurkan awan panas dan hujan abu di sejumlah daerah sekitarnya.
Ia ditemukan di atas pos Srimanganti Gunung Merapi, sekitar satu kilometer dari rumah Mbah Maridjan.
Begilah penampakan ular penghuni Gunung Merapi yang ditemukan Heru Gundul
Upaya evakuasi itu berakhir gagal dan meninggalkan kisah tak terduga.
Kamera CCTV di sisi timur Gunung Merapi juga merekam kilatan cahaya. Begini penjelasan BPPTKG.
BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.
Terjadi 29 gempa dalam rentang waktu 00.00-06.00 WIB
Status Siaga sudah ditetapkan pada Merapi sejak 5 November 2020.
Saat ini merapi diselimuti awan gelap tebal.
Warga sempat kaget dan berlari keluar rumah saat terjadi awan panas yang cukup besar sekitar pukul 13.35 WIB.
Awan panas terjadi pada pukul 02.27 WIB.
"Jarak luncur kurang lebih 1.000 meter ke arah barat daya (Kali Krasak)."
Tebing lava lama Merapi yang berguguran merupakan fenomen biasa setiap kali gunung berapi itu akan mengalami kenaikan aktivitas.
Terdapat potensi erupsi yang membahayakan penduduk.
Di tengah pandemik virus corona, gunung anak krakatau dan merapi di Yogyakarta meletus di hari yang sama
Statusnya waspada dan masyarakat jangan panik.
Belum ada laporan dari masyarakat mengenai dampak dari erupsi tersebut.
Ada empat penerbangan yang dibatalkan.
Hujan abu mengakibatkan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Adisoemarmo terganggu.
Sebelumnya, menurut pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Merapi memang diketahui cukup aktif.
Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan
Dukung UMKM sebagai Tulang Punggung Ekonomi Nasional, Polytron Luncurkan Program 'UMKM Naik Level bareng Polytron'
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat