Advertisement
Sang ayah menyadari perubahan korban, tapi tak sangka status itu sebagai pertanda.
Dengan susah payah, dokter muda itu berjalan ke pasien yang berjarak dua tempat tidur darinya.
Hanya kamar tidur dan mushola yang di dalam. Dapur, ruang makan, dan kamar mandi yang tak berpintu ada di luar rumah.
Padahal hari itu sudah terlanjur bikin banyak dengan harapan semua terjual.
Dia baru sadar setelah ada wanita yang selalu ucap ulang tahun di akun Facebooknya.
Dia bukan tipe suami yang sewenang-wenangnya memukul istri. Namun yang dilakukan sang istri dengan menghina ibunya sulit untuk diterimanya.
Bocah laki-laki bernama Darwin ini harus berpanas-panas di siang hari bolong membantu ekonomi keluarganya.
Aksi ayah satu ini membuat netizen terharu.
Belasungkawa dan ucapan selamat datang silih berganti.
Sudah pinjam uang ke mana-mana tapi ditolak.
Dia teringat pengorbanan ayahnya yang banting tulang demi membiayai dirinya dan kelima saudaranya.
Kematian Muammar membuat iri dan menjadi pembicaraan di kotanya.
Putrinya menjadi korban pembunuhan pada 19 tahun silam.
"Sepanjang jalan saya merasa terharu, rasanya ingin menangis.."
Satu per satu keluarganya meninggal akibat tertular virus COVID-19. Merinding bacanya.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak