6 Manfaat Adanya Siklus Air Bagi Kehidupan: Beserta Pengertian, Tahapan dan Macamnya

Reporter : Arini Saadah
Selasa, 14 Desember 2021 19:36
6 Manfaat Adanya Siklus Air Bagi Kehidupan: Beserta Pengertian, Tahapan dan Macamnya
Adanya siklus hidrologi membuat air mengalami perputaran yang tidak berhenti, bahkan air bisa naik ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi.

Dream – Manfaat adanya siklus air bagi kehidupan di Bumi memang banyak sekali. Bayangkan jika air menghilang dari planet ini? Semua makhluk di Bumi akan kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk minum maupun kebutuhan lainnya. Tak hanya manusia, siklus air juga membuat makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan bisa melangsungkan kehidupannya.

Air merupakan zat yang ada di Bumi yang bisa berubah wujud menjadi gas, cair dan padat. Setiap bentuk bisa berubah menjadi wujud yang lain atau lebih dikenal sebagai siklus air.

Adanya siklus tersebut membuat air mengalami perputaran yang tidak berhenti, bahkan air bisa naik ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi. Sederhananya, siklus air ini terdiri dari evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Namun fakta sebenarnya lebih kompleks.

Agar lebih jelas mengetahui manfaat adanya siklus air, kali ini Dream akan mengulas tentang manfaat siklus air lengkap dengan pengertian, tahapan-tahapan, dan macam-macamnya yang perlu kamu ketahui. Yuk, simak uraian selengkapnya berikut ini.

1 dari 7 halaman

Pengertian Siklus Air

Sebelum mengetahui dengan jelas tentang manfaat adanya siklus air, alangkah baiknya kamu juga mengetahui pengertian dari siklus air itu sendiri.

Pengertian siklus air adalah sirkulasi air dari atmosfer ke bumi dan kembali lagi ke atmosfer melalui proses panjang kondensasi, evaporasi dan transisi. Siklus air secara mendalam dikaji dalam bidang ilmu hidrologi, yaitu sebuah kajian ilmu yang membahas siklus air mulai dari asalnya, distribusi, hingga sifat air.

Siklus air dalam konteks yang lebih luas akan melibatkan kajian meteorologi dan oseanografi yang mana memproyeksikan bagian dari rangkaian proses fisik global.

Tak hanya itu, kajian ilmu hidrologi pun juga akhirnya berkaitan erat dengan teknik ilmiah lainnya seperti matematika, fisika, kimia, teknik, geologi dan biologi.

2 dari 7 halaman

Tahapan Siklus Air

Ilustrasi© Freepik.com

Sebelum lebih lanjut membahas manfaat adanya siklus air, kamu juga perlu tahu tahapan dari siklus air. Siklus air ini diawali dari pergerakan matahari, di mana sinar matahari menghangatkan air laut yang menyebabkan penguapan dan es menyublim jadi gas. Secara tidak langsung, proses ini sekaligus memindahkan air ke atmosfer sehingga terkumpul membentuk gumpalan awan dan jatuh sebagai presipitasi, hujan dan salju.

Sementara ketika air hujan tiba di bumi ada beberapa hal yang dapat terjadi yakni; menguap kembali, mengalir di atas permukaan, atau meresap ke dalam tanah menjadi air tanah. Siklus hidrologi tersebut terus berlanjut terus menerus dengan beberapa tahapan berikut ini:

1. Tahap Evaporasi

Dalam proses evaporasi, air yang ada di lautan, daratan, sungai, tanaman, dan di manapun berada akan menguap menuju atmosfer bumi. Kemudian menggumpal jadi awan karena menerima energi panas dari sinar matahari. Kemudian air berpindah dari hidrosfer menuju ke atmosfer.

2. Tahap Kondensasi

Pada tahap kondensasi, seluruh uap air yang menguap akan naik ke  atmosfer. Semakin tinggi naiknya uap air maka akan semakin dingin suhunya sehingga molekul air akan melambat dan saling menempel satu sama lain.

Saat itu terjadilah pengembunan yang jika dilihat dengan mata telanjang tampak seperti gumpalan awan di langit.

 

3 dari 7 halaman

Tahapan Siklus Air

3. Tahap Presipitasi

Molekul air tersebut terus berkumpul yang mana semakin laman menjadi semakin banyak dan berat sehingga pada akhirnya akan jatuh ke bumi yang disebut presipitasi. Bentuk dari presipitasi ini jatuh sebagai hujan, salju, atau hujan es.

4. Air di Daratan

Ketika curah hujan atau salju sudah mencapai ke bumi, maka selanjutnya mereka akan mengalir ke sungai-sungai, lautan, samudera, hingga meresap ke dalam tanah dan disimpan oleh tumbuhan sebagai cadangan air. Pergerakan air masih etrus berlanjut dengan lambat. Air tanah akan disaring dengan baik, mungkin juga dapat tertutup oleh es atau gletser. Bahkan dapat diserap oleh akar tanaman.

5. Tahap Limpasan

Limpasan adalah tahapan proses air mengalir di permukaan Bumi dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Air itu kemudian mengalir ke sungai, danau, laut, hingga samudera.

6. Tahap Infiltrasi

Infiltrasi yaitu pergerakan air menuju ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju permukaan air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal di bawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.

4 dari 7 halaman

Macam-macam Siklus Air

Ilustrasi© Freepik.com

Setelah mengetahui tahapan siklus air di atas, saatnya mengetahui macam-macam sikus air yang ada di bumi. Siklus air terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan proses yang dilaluinya.

1. Siklus Kecil

Siklus ini dimulai dengan air laut menguap menjadi uap gas karena panas matahari lalu terjadilah kondensasi dan pembentukan awan pada ketinggian terntentu. Setelah terjadi penggumpalan awan selanjutnya turun sebagai hujan di lautan.

2. Siklus Sedang

Siklus ini dimulai dengan penguapan air laut menjadi uap gas karena panasnya matahari. Lalu terjadi evaporasi, uap bergerak oleh tiupan angin ke darat. Kemudian terjadilah pembentukan awan hingga turun hujan di permukaan daratan. Kemudian air mengalir di sungai menuju laut kembali.

3. Siklus Besar

Siklus besar dimulai dengan adanya air laut yang menguap menjadi uap gas karena panas matahari. Lalu uap air mengalami sublimasi hingga pembentukan awan yang mengandung kristal es. Kemudian awan bergerak oleh tiupan angin ke darat dan turunlah salju. Setelah itu terjadilah pembentukan gletser yang mana gletser itu nantinya akan mencair membentuk aliran sungai. Air mengalir di sungai menuju darat dan kemudian kembali ke laut.

5 dari 7 halaman

Manfaat Adanya Siklus Air

Dilansir dari berbagai sumber, manfaat adanya siklus air membuat ketersediaan air di Bumi menjadi terjamin, mulai dari air yang mengalir ke sungai, danau, hingga laut, juga air yang meresap ke dalam tanah.

Berikut beberapa manfaat adanya siklus air yang perlu kamu ketahui:

1. Pencuci Biosfer

Manfaat adanya siklus air yang pertama adalah sebagai pencuci biosfer. Lapisan biosfer adalah lapisan yang dihuni oleh makhluk hidup termasuk manusia, hewan dan tumbuhan. Lapisan biosfer terdapat di kawasan litosfer, hidrosfer, ataupun atmosfer. Sementara siklus air melewati tiga kawasan tersebut. Apalagi air menjadi salah satu kebutuhan pokok yang mendukung kehidupan, salah satunya sebagai pelarut dan cairan tubuh makhluk hidup.

Tak hanya itu, air juga bermanfaat sebagai pencuci atau pembersihan biosfer. Saat hujan, air akan membersihkan polusi udara di atmosfer dan menurunkannya ke permukaan bumi. Terjadinya hujan asam adalah karena polusi gas asam (NOx dan SOx) oleh pabrik-pabrik yang mengotori biosfer.

2. Membawa Nitorgen ke dala Tanah

Manfaat adanya siklus air juga bisa membawa gas-gas nitrogen di udara ke dalam tanah melalui petir. Proses fiksasi nitrogen tersebut sangat berguna untuk siklus nitrogen pada makhluk hidup di permukaan tanah dan di dalam tanah.

Air hujan yang jatuh ke tanah akan membuka lapisan tanah paling atas. Air itu kemudian disaring ke dalam tanah sebagai air tanah. Sementara sebagian air lainnya mengalir ke permukaan tanah. Air juga menjadi pelarut unsur hara mineral dan memindahkannya ke tempat lain.

6 dari 7 halaman

Manfaat Adanya Siklus Air

Ilustrasi© Unsplash.com

3. Melarutkan Unsur Hara

Manfaat adanya siklus air selanjutnya adalah bisa melarutkan unsur hara. Air yang ada di permukaan tanah akan  melarutkan unsur hara, sisa kegiatan manusia, dan segala limbah hasil kegiatan manusia, baik limbah padat maupun limbah cair.

Semua limbah itu menyatu dan terkumpul di sungai dan bermuara di laut. Sementara air tanah bebas dari limbah sehingga banyak dimanfaatkan manusia untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan minum, mencuci, mandi, dan sebagainya.

4. Suplai Air

Manfaat adanya siklus air selanjutnya adalah sebagau penyuplai kebutuhan air. Air yang terlibat dalam siklus air atau hidrologi adalah sebesar 521.000km3 per tahun. Semua makhluk di bumi menggunakan air itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika dimanfaatkan secara bijak, semestinya kebutuhan air semua makhluk hidup terpenuhi dengan jumlah tersebut. Namun pada kenyataannya, sejumlah daerah masih mengalami kekeringan, sementara di sisi lain ada daerah yang airnya melimpah. Semua ini karena setiap daerah berbeda kualitas dan kuantitas airnya.

7 dari 7 halaman

Manfaat Adanya Siklus Air

5. Sumber Daya untuk Kehidupan

Manfaat adanya siklus air selanjutnya adalah sebagai sumber daya untuk menunjang kehidupan. Sebab air adalah kebutuhan yang vital bagi makhluk hidup. Tanpa adanya air kehidupan ini tidak akan ada. Unsur utama dalam penyusun sel dan tingkatan organisme lainnya adalah berasal dari air. Air juga dibutuhkan dalam proses oksidasi biologi dan metabolisme, sebagai penyumbang elektron pada fotolisis air.

Tanaman bisa tumbuh karena air, biji bisa menjadi tunas karena air, dan manusia bisa hidup dengan sehat karena air.

Hewan dan manusia membutuhkan air untuk minum. Meskipun di gurun, kehidupan tetap ada walaupun berjalan lambat. Pada dasarnya, air adalah sumber daya pokok untuk mendukung kehidupan.

6. Sebagai Objek Wisata

Manfaat adanya siklus air yang tak kalah penting adalah sebagai objek wisata. Adanya air terjun, kabut, sungai bawah tanah, sumur, gelombang laut, hujan, awan, dan aliran sungai merupakan contoh dari satu kesatuan sistem hidrologi.

Area dan lingkungan yang terbentuk dari siklus hidrologi selama beratus-ratus tahun akan memberikan pemandangan yang luar biasa menakjubkan dan cocok untuk pengembangan pariwisata. Bayangkan jika tidak ada siklus air, kamu tidak bisa menikmati indahnya objek wisata hidrologi tersebut.

Beri Komentar