Hati-Hati! Video Game Populer Palsu Sebar Malware

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 18 Juni 2019 12:49
Hati-Hati! Video Game Populer Palsu Sebar Malware
900 ribu pengguna terkena infeksi malware selama setahun belakangan.

Dream - Penelitian terbaru Kaspersky melaporkan bahwa para pelaku kejahatan siber menggunakan video game untuk mendistribusikan malware. Para penjahat siber memasukkan malware di salinan palsu video game.

Akibatnya, sebanyak 930 ribu pengguna terkena serangan siber selama kurun waktu setahun, sejak awal Juni 2019 hingga Juni 2019.

" Selama berbulan-bulan kita telah melihat bahwa pelaku kejahatan siber mengeksploitasi sektor hiburan untuk menyerang pengguna dengan mengejutkan - baik itu serangkaian acara TV populer, pemutaran perdana film-film top atau video game populer," kata Maria Fedorova, peneliti keamanan di Kaspersky, Selasa 18 Juni 2019.

Maria menjelaskan, dipilihnya sektor hiburan karena orang bisa menjadi kurang waspada ketika ingin bersantai dan bersenang-senang. Menurut dia, peneliti Kaspersky melihat lebih dekat pada file yang terinfeksi dan terdeteksi selama 2018 serta paruh pertama 2019.

1 dari 1 halaman

Berikut Daftar Gimnya

Puncak teratas game yang disalahgunakan yaitu 'Minecraft'. Game tersebut menyumbang sekitar 30 persen dari serangan, dengan lebih dari 310.000 pengguna terkena infeksi.

Di tempat kedua yaitu ‘GTA 5’, yang menargetkan lebih dari 112.000 pengguna. Kemudian 'Sims 4' menempati posisi ke empat dengan menyerang hampir 105.000 pengguna.

Menurut para peneliti, para pelaku kejahatan siber juga berusaha memikat pengguna agar mengunduh file berbahaya yang menyamar sebagai game pra-rilis. Penyamaran setidaknya terlihat pada 10 game pra-rilis, dengan 80 persen deteksi difokuskan pada FIFA 20, Borderlands 3, dan Elder Scrolls 6.

Untuk menghindari program berbahaya yang menyamar sebagai video game, Kaspersky merekomendasikan pengguna untuk menggunakan layanan sah dengan reputasi yang telah terbukti.

" Berikan perhatian ekstra pada keaslian situs web. Jangan mengunjungi situs web yang mengizinkan pengunduhan permainan video sampai Anda yakin itu sah dan mulailah dengan 'https'," ujar Maria.

Beri Komentar
Anak Millenial Wajib Tahu, Ini Tips Umroh Tenang Tanpa Utang