Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Ilustrasi
Dream - Sudah menjadi hal lumrah jika pengeluaran selama ramadan akan melonjak. Selain untuk makanan, dana cukup besar juga perlu dipersiapkan jika Anda memutuskan mudik pada Lebaran tahun ini. Jangan sampai, puasa justru membuat keuangan Anda menjadi kacau balau.
Penasihat Keuangan Syariah, Febila Ariyanti mengakui ada beberapa persiapan perencanaan keuangan yang wajib dilakukan menjelang bulan ramadhan dan mudik Idul Fitri.
" kita harus mengetahui apa saja yang dilakukan saat aktivitas mudik, misalnya akan keluar kota kemana dan dilakukan list kegiatannya apa dan di rencanakan dari mana danannya anggaran itu," ujar Febiola seperti dikutip Dream, Selasa, 16 Juni 2015.
Menurut Febiola, keuangan menjadi tidak sehat bukan karena anggaran mudik. Masalah justru muncul karena anggaran yang tidak jelas saat mudik.
" Misalnya mudik tapi tidak dianggarkan. Atau mudik, namun sampai disana kegiatannya tidak jelas sehingga (persiapan) pengeluaran tidak dilakukan," jelasnya.
Untuk menghindari bobolnya anggaran selama Puasa dan Lebaran, Febiola menyarakan agar sedini mungkin merancang persiapan saat akan melakukan mudik. Sebagai contoh, setiap orang harus mengetahui anggaran mudik yang diperlukan. Terlebih, jika mudik kerap ditempuh setiap tahun.
Febiola menjelaskan, persentase anggaran mudik tergantung dari nominal pendapatan yang diperoleh. Alokasi Tunjangan Hari Raya (THR) disarankan agar digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Lebaran, termasuk mudik.
" Jika dari THR tidak cukup berarti harus menyisihkan dari penghasilan kita, sekian persen untuk bisa mudik sehingga tidak mengganggu yang lain," jelas Febiola.
Dia mengingatkan, pada prinsipnya semua keluarga bisa dengan mudah merusak keuangannya. Namun harus diingat. Butuh dua sampai tiga bulan untuk kembali berada dalam posisi keuangan yang sehat. (Ism)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?