4 Cara Mudah Mengetahui Sashimi Segar atau Tidak

Reporter : Dwifantya
Jumat, 25 Mei 2018 14:05
4 Cara Mudah Mengetahui Sashimi Segar atau Tidak
Sebagian besar dari kita tidak pernah tahu bagaimana cara membedakannya

Dream - Selain sushi, makanan asal Jepang yang juga banyak disukai pecinta kuliner adalah sashimi. Dalam bahasa Jepang, sashimi berarti potongan daging. Umumnya sashimi menggunakan daging mentah, seperti salmon, tuna, atau gurita.

Namun, sebagian besar dari kita tidak pernah tahu bagaimana cara membedakan antara sashimi segar dengan yang tidak. Jangan khawatir, Sahabat Dream bisa mengetahui seberapa segar salmon di atas piring kalian melalui 4 cara berikut ini.

1. Cek bau sashimi

Sebenarnya ada banyak perdebatan tentang apakah sashimi harus berbau atau tidak berbau sama sekali. Apa yang benar-benar perlu diperhatikan adalah seberapa kuat bau sashimi.

Jika kamu memasukkan sepotong sashimi ke mulut dan hidung kamu mencium ada sedikit bau (entah amis atau asin), ini dianggap normal. Namun, jika kamu duduk tegak dan dapat mencium bau ikan, maka sebaiknya hindari memakannya.

2. Perhatikan tampilannya

Kamu mungkin berpikir bahwa sepotong salmon sashimi tidak ada yang berbeda, namun jika kamu melihatnya dengan saksama, kamu akan dapat melihat detail lebih halus yang akan memberi tahu seberapa segar daging sashimi itu.

Sashimi segar harus mengkilap, hampir tembus cahaya dan bebas dari lendir seperti susu. Pada dasarnya, sashimi yang segar akan memperlihatkan potongan daging ikan yang berkilau indah.

3. Teliti warnanya

Sebagian besar dari kita berasumsi bahwa semakin oranye daging sashimi salmon, maka akan semakin segar. Ini sebenarnya tidak benar.

Dalam hal warna, ada dua hal yang perlu Anda perhatikan: Ada perbedaan warna antara salmon liar dan salmon yang dibudidayakan. Ikan salmon liar akan memiliki nada yang lebih merah karena pola makan mereka yang biasanya tinggi karotenoid, dibandingkan dengan salmon budidaya yang mengonsumsi pelet kering.

Peternakan salmon tertentu menggunakan semacam proses pewarnaan untuk membuat ikan mereka terlihat lebih menarik. Salmon bisa berwarna merah muda cerah karena pewarna makanan di pelet. Singkatnya, warna sashimi salmon Anda tidak secara langsung sesuai dengan kesegaran. Selama warnanya hidup dan tidak pucat, maka sashimi aman untuk disantap.

4. Tekstur potongan daging

Sebelum kamu melahap irisan sashimi yang lezat di depanmu, luangkan waktu sejenak untuk benar-benar melihat teksturnya dan cubit sedikit untuk mengujinya. Jika kembali ke keadaan semula setelah Anda mencoleknya, maka ikan tersebut cukup padat dan segar.

Mereka juga harus mudah dicapit dengan sumpit, tidak licin, atau terlalu lembek saat dicapit. Jika sashimi tidak memenuhi kriteria yang disebutkan di atas, demi perut kamu, hindarilah dengan segala cara.

Berikut adalah beberapa petunjuk lain untuk membantu kamu mengidentifikasi potensi segar sashimi.

- Restoran yang menyajikan sashimi tidak seharusnya memiliki bau amis

- Bagaimana koki menangani ikan juga merupakan indikator yang baik. Jika ikan tidak ditangani dengan benar, maka dapat mempengaruhi kualitasnya. 

- Jika Anda melihat ikan yang sudah diiris, itu juga tidak akan baik. Pra-pengirisan mengoksidasi dan mempercepat proses 'penuaan' ikan.

(Sumber: Worldofbuzz.com)

Beri Komentar