5 Barang Penting yang Wajib Dibawa Bumil Saat Penerbangan

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 22 Desember 2022 12:48
5 Barang Penting yang Wajib Dibawa Bumil Saat Penerbangan
Semua barang itu bakal bikin bumil nyaman selama perjalanan jalur udara.

Dream - Sebagian besar maskapai penerbangan tidak mengizinkan wanita hamil untuk bepergian dengan pesawat terbang ketika kandungan berusia 34 atau 36 minggu. Namun ketentuan itu bisa gugur jika dokter kandungan memberikan surat resmi yang menyatakan kondisi kandungan dan tubuh sang ibu dinilai sehat dan aman untuk penerbangan. 

Tak seperti zaman dulu, momen kehamilan banyak dimanfaatkan para ibu hamil (Bumil) kekinian untuk menggelar babymoon. Tren baru ini ramai dilakukan pasangan suami istri yang ingin memanjakan calon ibu untuk merelaksasi pikiran dan tubuh sebelum menghadapi proses persalinan dan menikmati indahnya mengurus buah hati.

Ilustrasi© Shutterstock

Meski banyak yang langsung mengurungkan niat ketika memikirkan pakaian dan keperluan lain yang akan dibawa, kamu bisa lho mengatur barang bawaan ke dalam satu tempat yang mudah dijangkau.

Selain barang bawaan, ada juga beberapa hal yang mesti diperhatikan Bumi ketika bepergian. Berikut 10 hal penting yang harus Bumil bawa dan perhatian agar perjalanan menjadi nyaman dan menyenangkan.

1 dari 6 halaman

Bantal leher

Seberapapun umur kehamilanmu, bantal merupakan barang yang tak boleh ketinggalan ketika bepergian menggunakan pesawat. Bantal adalah senjata utama agar perjalanan jadi lebih nyaman karena para bumil mudah letih di masa kehamilannya.

Membawa barang dengan tas beroda

Dengan kondisi perut yang semakin membesar di usia kandungan trimester ketiga, para bumil dianjurkan untuk tidak membawa barang-barang berat.

Solusinya adalah para Bumil bisa bepergian di masa-masa kehamilan dengan membawa tas beroda agar memudahkan dalam melakukan perjalanan, terutama ketika menggunakan pesawat terbang.

Ilustrasi© Shutterstock

2 dari 6 halaman

Menggunakan Dress

Pakaian yang nyaman jadi faktor utama yang wajib dilakukan para bumil ketika bepergian. Dress dapat kamu jadikan pilihan, Sahabat Dream.

Memakai dress akan membuat wanita hamil nyaman selama beraktivitas sehari-hari, hal ini dilakukan agar perut tidak tertekan karet pinggang celana, rok, atau apapun yang membuatnya tidak nyaman.

Jangan lupa untuk menyesuaikan ukuran dress dengan tinggi tubuh agar tetap terlihat fit.

Flat shoes

Membawa sepatu yang nyaman adalah keharusan untuk semua wanita hamil agar tidak mudah lelah saat berjalan kaki. Flat shoes dapat kamu jadikan referensi sebagai alas kaki semasa kehamilan, karena bentuknya yang fleksibel.

 

3 dari 6 halaman

Syal dan Outer

Ilustrasi© Shutterstock

Jangan lupa membawa syal untuk menghangatkan tubuh selama penerbangan. Selain itu, syal juga dapat kamu jadikan aksesori penampilan agar memberikan kesan modis.

Aksesori lainnya adalah outer yang bisa menambah detail di outfit. Outer tidak hanya akan membantu membuatmu menjadi stylish, tetapi juga dapat menambah sedikit kehangatan untuk tubuhmu.

Sumber: Travel Fashion Girl, Laporan: Rena Safira

4 dari 6 halaman

Traveling Saat Hamil, Ada 6 Hal yang Harus Diperhatikan

Dream - Traveling atau liburan akhir tahun merupakan kegiatan yang mengasyikan. Bagi sebagian orang, kegiatan ini menjadi momen relaksasi jiwa raga. Tidak terkecuali bagi para ibu hamil.

Jangan biarkan kehamilan menjadi halangan dalam melakukan jalan-jalan, baik ke luar kota maupun ke luar negeri. Hanya saja pastikan ibu hamil dalam kondisi yang fit.

Ide Pintu Taman ala Jepang, Bernuansa Kayu Estetik

Dokter Cherysa Rifiranda, spesialis kebidanan dan kandungan membagikan sejumlah tips untuk ibu hamil yang ingin traveling atau liburan akhir tahun. Ada enam hal yang harus diperhatikan, demi kesehatan ibu dan janin.

Konsultasi
Sebelum liburan, hal yang pertama kali harus dilakukan adalah untuk cek dan konsultasi ke dokter kandungan. Dengan begitu, dokter dapat menentukan kondisi kesehatan ibu dan janin. Selain itu, dokter bisa memberikan edukasi ke ibu hamil tentang obat dan vitamin apa saja yang harus dibawa saat traveling.

" Dokternya akan menentukan, usia kehamilannya berapa, usia persalinannya berapa, kemudian kondisi kehamilan pada ibu hamilnya bagaimana, kemudian untuk melihat status vaksinasi ibunya apakah sudah cukup,” ujar dr. Cherysa pada acara talkshow yang digelar Bamed 'Menjaga Tubuh Tetap Sehat Pada Masa Libur dan Paska Libur', 15 Desember 2022.

5 dari 6 halaman

Outfit yang Nyaman

Buatlah diri menjadi senyaman mungkin saat dalam perjalanan. Kenakan pakaian yang nyaman agar tidak mengganggu dalam perjalanan, yaitu pakaian yang longgar, dan menyerap keringat. Pilih juga sepatu yang empuk dan nyaman untuk jalan-kalan

" Sering-sering berhenti di rest area, jika melakukan perjalanan darat untuk buang air kecil maupun stretching badan," ujar dr. Cherysa.

Serunya Keluarga Hamish dan Raisa Mudik ke Australia, Putrinya Girang Bertemu Koala

Ibu hamil© Shutterstock

Rencanakan perjalanan detail
Bagi ibu hamil yang hendak liburan, sebaiknya merencanakannya dengan sebaik mungkin dan tidak dilakukan mendadak. Adapun waktu yang paling tepat untuk traveling bagi ibu hamil adalah saat usia kandungan berusia antara 14 - 28 minggu.

Pilihlah metode transportasi yang sudah diperhitungkan matang dan yang terbaik bagi ibu hamil. Jika berkendara dengan pesawat, jangan lupa untuk mengecek regulasi dan ketentuan dari maskapainya. Hindari juga bepergian ke daerah endemik.

6 dari 6 halaman

Makanan Sehat dan Tetap Terhidrasi

Perhatikan makanan yang dikonsumsi selama liburan. Perbanyaklah makan makanan bernutrisi sehat dan juga jaga hidrasi tubuh. Selain itu, hindari makanan pedas, karena membuat perut kembung dan diare, sebelum dan selama perjalanan.

Ibu hamil© Shutterstock

Bayi Makan Telur Setengah Matang, Amankah?

Fasilitas kesehatan
Saat sedang membuat rencana liburan ke suatu daerah, cari tahu fasilitas kesehatan yang ada di sekitar tempat tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu terdapat kejadian emergency.

" Juga bawa medical record, yang mencatat pemeriksaan kehamilan sang ibu hamil," kata dr. Cherysa.

Kenali Tanda Bahaya

“ Ibu hamil harus aware dengan apa sih tanda bahaya kehamilan yang harus saya segera lakukan pemeriksaan, bila saya dalam travelling atau berlibur,” ujar Dr. Cherysa.

Ibu hamil© Shutterstock

Pengalaman Ibu Asal Indonesia Melahirkan di Jepang

Salah satunya bisa meliputi pendarahan. Ia mengatakan tidak usah menunggu ketika pendarahan berwarna merah, bahkan pendarahan kecokelatan saja sudah merupakan tanda awal terjadinya keguguran.

Kondisi lainnya yang harus diperhatikan oleh ibu hamil adalah ketika mengalami nyeri perut hebat, air ketuban pecah, nyeri kepala hebat, dan atau pandangan kabur yang merupakan tanda dari preeklampsia atau tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita

Beri Komentar