Haramain High Speed Rail Project (Foto: Tradearabia.com)
Dream - Kabar baik untuk para calon jamaah umroh. Sepertinya tak lama lagi, kereta dengan rute Mekah-Madinah bakal segera beroperasi. Dengan demikian, mobilitas para jamaah saat berumroh di Tanah Suci akan semakin mudah.
Pembangunan konstruksi kereta Mekah-Madinah saat ini masih terus berlangsung. Jalur kereta api penumpang berkecepatan tinggi pertama antara Mekah dan Madinah ini diharapkan akan selesai pada pertengahan tahun 2017.

(Foto: marcaespana.es)
Dikutip dari laman Arab News, Menteri Transportasi Arab Saudi, Jabara Al-Seraisry mengatakan, stasiun kereta api Madinah baru yang terletak dekat dengan Bandara Pangeran Muhammad akan melayani jamah haji dan umroh sehingga diharapkan akan lebih efisien dari segi waktu dan biaya.
" Pekerjaan di Haramain High Speed Rail Project yang menghubungkan dengan kereta Mekah dan Madinah berjalan sesuai waktu dan rencana," kata Al-Seraisry.

(Foto: fosterandpartners.com)
Rencananya, jalur kereta api sepanjang 480 kilometer itu dibangun khusus untuk kereta api listrik berkecepatan tinggi 360 km/jam. Kereta Mekah ini akan melewati kota pelabuhan Jeddah.
Tahap pertama konstruksi dari proyek Haramain ini mencakup pembangunan stasiun kereta api bagi jamaah haji dan umroh. Baik stasiun kereta Mekah dan Madinah, serta dua stasiun di Jeddah. Termasuk juga satu stasiun yang berada di Bandara Internasional King Abdulaziz.

(Foto: tradearabia.com)
Ulasan selengkapnya mengenai proyek kereta cepat ini bisa kamu simak di sini.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya