Bandara Internasional Yogyakarta (Instagram @bandarayogyakarta)
Dream - Bandara Internasional Yogyakarta sebentar lagi akan siap beroperasi. Begitu resmi beroperasi pada 29 Maret 2020 nanti, penerbangan domestik dan internasional dari dan menuju Bandara Internasional Adi Sutjipto dialihkan.
" Proses pemindahan tersebut akan melibatkan banyak pemangku kepentingan, sehingga serentak atau tidaknya proses pemindahan penerbangan juga bergantung pada kesiapan masing-masing maskapai penerbangan," demikian keterangan resmi dalam akun Instagram @bandarayogyakarta, dikutip dari Liputan6.com.
Beroperasinya Bandara Internasional Yogyakarta yang berlokasi di Kulonprogo itu tidak serta merta membuat Bandara Adi Sutjipto ditutup. Bandara tersebut tetap akan melayani penerbangan jarak pendek dengan pesawat baling-baling.
Saat ini, Bandara Yogyakarta melayani 13 rute penerbangan domestik dari Yogyakarta menuju Denpasar, Jakarta, Halim Perdanakusuma, Banjarmasin, Palembang, Samarinda, Makassar, Medan, Palangkaraya, Tarakan, Balikpapan, Batam, dan Pontianak.
Sejumlah maskapai yang melayani rute tersebut mulai dari Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, dan Batik Air. Bandara Yogyakarta ini sendiri termasuk proyek cepat dengan waktu pengerjaan hanya 20 bulan.
Sejumlah fasilitas penunjang telah tersedia di bandara iini. Mulai dari ruang tunggu hingga moda transportasi dari dan menuju bandara.
Bandara Yogyakarta saat ini telah memiliki dua ruang tunggu Kereta Bandara di Stasiun Tugu dan Stasiun Wates. Ruang tunggu tersebut juga disiapkan sejumlah fasilitas seperti penyejuk udara, tempat charger, sedangkan khusus Stasiun Tugu tersedia ekstra layer bagasi berbayar.
Jadwal keberangkatan Kereta Bandara dari Stasiun Tugu tersedia setiap jam
Bisa juga dengan Kereta Prameks dari Stasiun Maguwo namun kamu harus turun di Stasiun Wojo lalu melanjutkan perjalanan dengan bus. Perjalanan dari Stasiun Maguwo menuju Stasiun Wojo memakan waktu antara 45-50 menit.
Selain dengan Kereta Bandara, menuju Bandara Yogyakarta bisa menggunakan beberapa jenis moda transportasi lainnya seperti bus Damri dan SatelQu. Dua layanan transportasi ini berangkat dari pusat Kota Yogyakarta setiap 30 menit.
Sumber: Liputan6.com/Tri Ayu Lutfiani
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya