Ilustrasi (Sumber: Commons.wikimedia.org)
Dream - Garuda Indonesia kembali menerima penghargaan sebagai Maskapai Bintang Lima atau 5-Star Airline oleh Skytrax, lembaga independen pemeringkat penerbangan global yang berbasis di London, Inggris. Prestasi ini merupakan kesempatan kedua, pada akhir 2014 Garuda Indonesia juga berhasil meraih penghargaan serupa.
Sertifikat 5-Star Airline yang kedua tersebut diserahkan langsung CEO Skytrax Edward Plaisted kepada Direktur Utama Garuda Indonesia M. Arif Wibowo pada ajang pameran kedirgantaraan terbesar di Asia, Singapore Airshow 2016.
Proses sertifikasi " 5-Star Airline" dilaksanakan melalui proses " Skytrax Audit" dengan poin-poin penilaian mendetail yang meliputi seluruh aspek pelayanan, dari pre-flight, in-flight dan post-flight.
Seperti kualitas pelayanan penumpang di bandara, kualitas ruang tunggu, kenyamanan kabin, sajian dalam pesawat (inflight meal), hingga kualitas hiburan dalam pesawat (in-flight entertainment).
Melalui keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, Direktur Utama Garuda, M. Arif Wibowo menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen dan konsistensi manajemen dan seluruh karyawan Garuda Indonesia. Hasil dari kerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik yang dapat mempertahankan dan meningkatkan kinerja perusahaan pada seluruh aspek bisnis.
“ Pencapaian ini merupakan milestone penting bagi Garuda Indonesia di awal tahun 2016, sekaligus menjadi tantangan yang lebih besar bagi Garuda Indonesia untuk secara terus-menerus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa,” kata Arif pada Rabu, 17 Februari 2016.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN RI Rini Soemarno juga turut mengapresiasi kinerja Garuda Indonesia atas pencapaian dan keberhasilan dalam mempertahankan gelar bergengsi tersebut.
Rini Soemarno memuji kerja keras manajemen dan seluruh karyawan Garuda Indonesia yang telah berhasil meraih penganugerahan untuk kedua kalinya predikat sebagai “ Maskapai Bintang Lima” dari Skytrax, karena pencapaian tersebut tidak sekadar memperkuat brand komersial Garuda Indonesia, namun sekaligus memperkokoh nation branding Indonesia di mata dunia.
Lebih jauh Rini Soemarno juga memuji pencapaian laba bersih (net profit) tahun 2015 yang dicapai Garuda Indonesia senilai Rp 1 triliun lebih atau setara 77,9 juta dolar AS.
Dari total lebih dari 200 maskapai penerbangan di seluruh dunia, hingga saat ini hanya terdapat tujuh Maskapai Bintang Lima (Five Star Airlines) yaitu Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Cathay Pacific, Qatar Airways, Asiana Airline, All Nippon Airlines, dan Hainan Airlines.
Advertisement
Fenomena “Forever Layoff” Meningkat, Gelombang PHK Kecil tapi Rutin Menghantui Tahun 2026

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur


WhatsApp Bakal Luncurkan Fitur Chat Lintas Aplikasi, Pengguna Eropa dapat Giliran Pertama

Sadari Damkar Lebih Dipercaya Publik untuk Urusan Darurat, Kapolri Mau Sempurnakan Hotline 110


5 Destinasi Wisata di Palangkaraya yang Wajib Masuk Daftar Wishlist
Penampilan Alya Zurayya di Acara Dream Day Ramadan Fest 2023 Day 6

Paniki, Kuliner Ekstrem Khas Sulawesi Utara dari Daging Kelelawar

Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Sang Istri Memohon Konten Video Kecelakaan Almarhum Tak Disebar

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur

Fenomena “Forever Layoff” Meningkat, Gelombang PHK Kecil tapi Rutin Menghantui Tahun 2026

Ayo Dongeng Indonesia, Gerakan Relawan yang Hidupkan Lagi Tradisi Bertutur

Aktor Gary Iskak Meninggal Dunia, Sang Istri Memohon Konten Video Kecelakaan Almarhum Tak Disebar