Lembah Harau (Sumber Foto: Http://sbsgrouptour.com/)
Dream - Perjalanan 3 jam dari pusat kota Padang menuju kawasan ini tidak akan sia-sia karena Anda akan disuguhkan suasana alam pegunungan indah dihiasi jejeran air terjun setinggi kurang lebih 100 meter.
Lokasi ini dikenal dengan Lembah Harau. Lembah yang subur ini terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
Tempat ini dikelilingi tebing granit terjal berwarna-warni dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Untuk sampai ke kawasan Lembah Harau Anda dapat menggunakan transportasi umum atau sewaan. Namun sepeda motor seringkali menjadi pilihan para traveler untuk menjangkau tempat ini.
Harau diyakini berasal dari kata 'parau', istilah lokal yang bermakna 'suara serak'. Dahulu, penduduk yang tinggal di kawasan ini sering menghadapi banjir dan longsor sehingga menimbulkan kegaduhan dan kepanikan.
Penduduknya sering berteriak histeris dan akhirnya menimbulkan suara parau. Dengan ciri suara penduduknya yang parau, lantas daerah tersebut dinamakan 'Orau'. Lambat laun nama itu luruh dan berubah nama menjadi 'Arau' hingga akhirnya lebih dikenal dengan sebutan 'Harau'.
Kawasan Lembah Harau memiliki iklim tropis, tanah yang subur, juga keindahan pemandangan alam yang menawan. Lembah ini dijuluki Lembah Yosemite-nya Indonesia karena memiliki keindahan seperti Taman Nasional Yosemite di Sierra Nevada, California, yang telah terkenal ke seluruh dunia. Harau juga dikenal sebagai salah satu lembah yang paling indah di Indonesia.
Nah Anda yang berkesempatan berwisata ke kota Padang, jangan lupa untuk singgah di Lembah Harau. Dijamin Anda tak mau pulang.
(Sumber: Situs Kemenpar RI, Indonesia.travel)
Advertisement

Mengapa Kekaisaran Romawi Pernah Memindahkan Pusatnya ke Konstantinopel dan Pecah Menjadi Dua

Tips Belajar Bahasa Baru dengan Aksara yang Berbeda Secara Cepat, Pahami Teknik yang Tepat

Hari yang Dihilangkan dalam Sejarah Manusia saat Pergantian Kalender

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai

Pandangan Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram untuk Ketenangan Jiwa di Masa Modern

Bukan IQ, Ini Jenis Kepintaran yang Lebih Penting dan Menentukan Kesuksesan

Ini yang Terjadi pada Otak Setelah Berhenti Konsumsi Gula Tambahan Selama Sebulan