November 2016, Batam Bakal Jadi Sorotan Turis Dunia

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 15 Juli 2016 13:18
November 2016, Batam Bakal Jadi Sorotan Turis Dunia
Batam International Fashion dan Food Festival 2016 kembali akan digelar di pulau yang dekat dengan Singapura dan Malaysia tersebut.

Dream - Perhelatan berkelas internasional kembali menyambangi Pulau Batam. Setelah sukses dengan pelaksanaan event-event akbar sebelumnya, Batam International Fashion dan Food Festival 2016 kembali digelar di pulau yang dekat dengan Singapura dan Malaysia tersebut.

" Kami siapkan acara itu bulan November 2016, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata," ujar Juru Bicara Panitia Pelaksana Batam International Fashion dan Food Festival 2016, Christine Besinga.

" Kami berharap semua bisa terlaksana dengan baik dan meriah, karena kami harus terus ikut menjaga atraksi di Batam yang juga sebagai pintu masuk wisatawan ke Tanah Air kita," tambah dia.

Agenda itu kembali digelar karena dorongan promosi untuk Indonesia, agar masyarakat internasional semakin kepincut dengan fesyen dan kuliner nasional. " Jelas event ini akan menjadi perhatian mancanegara, khususnya ASEAN, akan produk fesyen dan kuliner Indonesia. Industri kreatif yang menopang pariwisata makin hidup, sektor pariwisata juga semakin bergairah, ujungnya pendapatan masyarajat ikut terkatrol," ujar wanita blasteran Indonesia dan Filipina itu.

Selain itu, tambah Christine, acara ini akan diikuti oleh desainer-desainer dari Jakarta, Riau, juga dari Malaysia dan Singapura. Desainer-desainer dari Jakarta yang sudah dipastikan hadir adalah Rudy Chandra, Erdan, Audy Defrico, Thomas Sigar, Sonny Muchlison, Feronica Kristoofer, Yunita Harun, Fika Siregar, Yoyok Prasetyo, Rasyd Salim, Andy Saleh, Anggia Mawardy.

" Siapa saja desainer yang akan hadir masih akan bertambah, fesyen kita tidak kalah dengan negara tetangga, dan mereka juga sangat suka dengan desainer Tanah Air kita. Indonesia itu kaya, punya semuanya, jadi saya sangat percaya diri dengan event ini," kata wanita yang tinggal di Batam ini.

Bukan hanya fesyen, menurut Christine, nantinya akan ada pesta kuliner dari Batam. Semua makanan khas Riau terutama Batam akan disajikan bersamaan dengan acara tersebut. " Kami ingin terus memperkenalkan tren fesyen, perkembangan kuliner tanah air kita, mendatangkan wisman dan wisatawan nusantara, mendatangkan buyers lokal dan internasional," katanya.

Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam acara ini juga variatif. Mulai fashion show, talkshow, demo hijab, model competition, culture performance, bazaar, exhibition, bazaar kuliner dan festival aneka makanan Indonesia. " Semuanya menjadi satu beratraksi dan harus memukau wisatawan," lanjut dia.

Christine mengatakan, acara ini sesuai dengan pesan Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Terutama untuk menghidupkan cross border, atau dekat dengan negara tetangga untuk memperbanyak event dan acara yang bisa dinikmati oleh negara tetangga kita. " Jika tiap akhir pekan ada kegiatan rutin dan itu bisa menjadi tujuan orang Singapore dan Malaysia, akan sangat efektif sebagai border tourism yang bisa menaikkan jumlah wisman," kata Menpar Arief Yahya di Jakarta.

Karakter event sendiri bisa bermacam-macam. Bisa musik, bisa cultural festival, sport tourism, atau apapun untuk menarik wisman ke tanah air. " Mengapa Malaysia banyak wisman? Itu juga lebih banyak border tourism, terbesar dari Singapura, karena tidak perlu menyeberang, bisa ditempuh dengan jalur darat. Jadi jangan juga silau dengan catatan jumlah wisman Malaysia. Tapi kualitas wisman Singapura yang ke Malaysia dengan yang ke Tanah Air harus lebih bagus ke kita," kata Arief Yahya.

(Sumber: Kementerian Pariwisata)

Beri Komentar