Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Perlombaan ski pria Olimpiade Musim Dingin Beijing harus mengalami pemendekan jarak dari 50 Km menjadi 30 Km. Ini lantaran cuaca ekstrem sedang melanda China.
Kondisi ini membuat atlet ski asal Finlandia, Remi Lindholm, mengalami insiden fatal. Alat vitalnya membeku lantaran kondisi tubuh yang sensitif terhadap cuaca ekstrem.
" Anda bisa menebak bagian tubuh mana yang sedikit membeku ketika saya selesai. Itu adalah salah satu kompetisi terburuk yang pernah saya ikuti," ujar Lindholm.
Meski jarak dikurangi, itu tidak banyak membantu Lindholm. Dia membutuhkan alat pemanas di garis finish untuk mencairkan bagian tubuhnya yang sangat sensitif.
Lindholm menghabiskan waktu kurang dari satu jam 16 menit meluncur di lintasan sembari mengerang. Angin yang berhembus kencang di tengah suhu sangat dingin membekukan, menyebabkan alat vitalnya membeku.
Ini insiden kedua dialami Lindhol di tengah perlombaan. Insiden serupa dialaminya ketika berlomba di Ruka, Finlandia tahun lalu.
Khawatir para peserta mengalami peradangan akibat cuaca dingin, penyelenggara memutuskan untuk menunda sementara perlombaan ski. Jaraknya juga dipersingkat lagi menjadi 20 Km.
Pakaian tipis dan lapisan bawah yang dikenakan pembalap, serta masker untuk menutupi wajah dan telinga mereka, hanya memberikan sedikit perlindungan.
Lindholm menjelaskan dia menggunakan paket panas untuk mencoba melunakkan alat vitalnya setelah balapan selesai.
" Ketika bagian tubuh mulai memanas setelah selesai, rasa sakitnya tak tertahankan," kata dia, dikutip dari The Guardian.
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya