Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: The Sun
Dream - Memiliki hewan peliharaan dengan tingkah pola yang lucu tentunya sangat menggemaskan dan menyenangkan.
Namun memelihara hewan di rumah tidak hanya cukup dengan memberikan kasih sayang. Si pemilik harus bisa memastikan hewan kesayangannya selalu sehat dan benar-benar terawat.
Jangan sampai kesehatan dan keselamatan kamu atau anggota keluarga terancam hanya karena malas memeriksakan hewan ke dokter hewan.
Pengalaman ini dialami seorang wanita asal Ohio, Amerika Serikat bernama Marie Trainer.
Tak ada satupun anggota keluarga yang menyangka jika air liur dari anjing kesayangnya mereka ternyata menyimpan marabahaya. Marie harus merelakan kedua tangan dan kakinya diamputasi.
Dilansir dari The Sun, kisah ini dimulai pada awal Mei lalu ketika Marie mendadak merasa tak enak badan. Dia mengira hanya sedang terserang flu.
Namun kian hari kondisi Marie makin memburuk. Marie akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan langsung masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Dari hasil pemeriksaan Dokter diketahui jika Marie mengalami kegagalan hati dan ginjal. Tetapi dokter belum yakin apa penyebabnya.
Suami Marie yang diliputi rasa khawatir memutuskan memindahkan sang istri ke rumah sakit lain.
Akhirnya penyebab penyakit yang diderita Marie terungkap saat dokter di rumah sakit baru itu melakukan pemeriksaan. Tubuh Marie ternyata telah diserang virus atau kuman yang menyasar pembuluh darah kecil di bagian lengan dan kakinya.

Dengan berat hati, tim dokter memberitahu pihak keluarga jika tangan dan kaki Marie harus segera diamputasi.
Dokter khawatir jika operasi tersebut ditunda, Marie akan meninggal dunia karena gangren atau kondisi yang terjadi ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis (mati).
Dari hasil pemeriksaan mendalam, dokter meyakini jika infeksi yang menyerang Marie disebabkan bakteri Capnocytophaga Canimorsus yang berasal dari anjingnya.

Ia menduga jika kedua anjing Marie mungkin telah menjilat sesuatu yang mengandung bakteri tersebut.
Bakteri Capnocytophaga Canimorsus pada dasarnya hidup di mulut anjing atau kucing. Kabar baiknya, bakteri itu tak dengan mudah menyebar ke manusia melalui gigitan ataupun jenis kontak lainnya.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari