Dokter Terkejut Belut Raksasa Hidup di Tubuh Pria, Ditelisik..

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 22 April 2017 10:02
Dokter Terkejut Belut Raksasa Hidup di Tubuh Pria, Ditelisik..
Dokter saja sampai kebingungan. Akhirnya terungkap awal mula ada belut raksasa di dalam perutnya si pria.

Dream - Alangkah terkejutnya seorang dokter di China ketika menemukan seekor belut 'raksasa' berenang di dalam perut seorang pria berusia 49 tahun.

lebih malang lagi, mengutip laporan laman Shanghaiist, belut sepanjang 50 centimeter itu menyebabkan usus pasien pecah dan beberapa organ tubuh lainnya rusak.

Mungkn terdengar janggal, namun cerita mengerikan terjadi sekitar pekan lalu di sebuah daerah di Guangzhou. Pasien bernama Liu pada awalnya dilarikan ke rumah sakit setelah dia mengeluh sakit perut yang kronis.

 Belut raksasa di dalam perut© Khidr Al-Zahrani

Dokter pun segera memberi perawatan dengan melakukan operasi karena perut pasien terlihat semakin membengkak dan sangat tidak normal.

Untungnya, dengan tindakan cepat dokter dan tim medis, Liu berhasil diselamatkan dan keadaannya kini dilaporkan stabil.

 Belut raksasa di dalam perut© Dream

Bercerita kepada dokter dan tim medis, awal mula ada belut raksasa di dalam perutnya setelah Liu mendengar bahwa dalam pengobatan tradisional. 

1 dari 2 halaman

Astaga Gara-gara Percaya Ini

Sampai saat ini orang biasanya memakan belut karena kandungan zat yang ada didalamnya. Namun biasanya belut itu dimasak terlebih dahulu. Namun di China, ada anggapan di masyarakat bahwa Belut dapat digunakan untuk mengobati sembelit.

Percaya dengan anggapan itu, si pasien membuat keputusan gila dengan memasukkan seekor belut ke dalam tubuhnya melalui dubur.

Sayangnya, metode itu tidak berhasil. Malah kondisi kesehatan Liu menjadi semakin buruk sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Kasus belut tumbuh dan hidup dalam tubuh manusia bukan kali ini saja pernah terjadi.

Pada Mei 2010, seorang pria di Sichuan meninggal setelah temannya memasukkan belut hidup ke dalam lubang duburnya sebagai gurauan sesama teman.

Belut tersebut malah merusak organ internal pria itu dan akhirnya dia meninggal dunia.

2 dari 2 halaman

2 Tahun Migrain, Usai Diperiksa Otak Si Remaja Dipenuhi Ini

Dream - Seorang remaja pria dari China tidak menyangka bahwa migrain dan epilepsi yang selama ini dideritanya disebabkan oleh cacing pita yang hidup di dalam otaknya.

Cacing pita sepanjang 10 cm itu tumbuh dan berkembang di dalam otaknya selama dua tahun.

Dalam sebuah rekaman video, terlihat dokter berusaha mengeluarkan parasit tersebut dari kepala Wen Xiaoli dalam sebuah operasi singkat selama dua menit.

Diyakini bahwa remaja 19 tahun ini terinfeksi oleh larva cacing yang memiliki nama Latin erinaceieuropaei spirometra itu pada dua tahun lalu.

Saat berusaha mengetahui asal muasal cacing masuk ke otaknya, pria itu baru tersadar. Cacing itu kemungkinan masuk waktu itu dia sedang menyembelih katak untuk dijadikan makanan dan tidak sengaja tangannya luka terkena pisau.

Beberapa waktu setelah itu Wen sering mengalami migrain yang intens dan bahkan menderita epilepsi ringan.

Karena tak tahan, Wen pergi memeriksakan diri ke kota Changsha, ibukota Provinsi Hunan.

Selain migrain dan epilepsi, Wen juga mengalami kelumpuhan dan kehilangan memori. Dia bahkan sulit untuk berbicara.

Setelah dilakukan pemindaian detail pada kepalanya di Rumah Sakit Xiangya di Central South University, dokter tercengang ketika mereka menemukan remaja tersebut menderita sparganosis, sebutan untuk infeksi cacing pita.

Tidak hanya parasit tersebut telah sepenuhnya terbentuk, tapi juga hidup dan terlihat nyaman tinggal di antara sel-sel otak Wen.

Ahli bedah saraf Yang Zhiquan dan timnya menyarankan Wen untuk operasi. Yang kemudian membuka tengkorak remaja itu untuk mengeluarkan cacing pita yang bersarang di otaknya.

Meski hanya berlangsung dua menit, proses pengangkatan cacing pita itu tidak semudah yang diperkirakan.

" Makhluk itu hidup dan masih bergerak di dalam otak. Kami harus mengeluarkannya dengan hati-hati dan secara utuh. Kami tidak berani mengambil risiko bagian tubuh cacing itu tertinggal di dalam otak Wen," jelas Yang.

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair