Viral Video Dua Bulan 'Puasa' ke Mal Imbas Corona, Warga Serbu dengan Brutal

Reporter : Sugiono
Sabtu, 16 Mei 2020 17:27
Viral Video Dua Bulan 'Puasa' ke Mal Imbas Corona, Warga Serbu dengan Brutal
Hampir ada yang terinjak-injak karena banyaknya orang yang berebut masuk ke mal. Sampe segitunya, ngeri banget!

Dream - Pandemi virus corona memaksa banyak negara di dunia menerapkan lockdown atau pembatasan yang ketat. Di Thailand, mal-mal harus tutup selama lockdown.

Pembatasan ketat di Thailand diterapkan sejak Maret 2020 lalu. Kini, setelah dua bulan berlalu dan kasus baru virus corona tetap nol, Negara Gajah Putih mengizinkan mal-mal beroperasi kembali pada 17 Mei 2020.

Pembukaan mal-mal ini disambut dengan sangat antusias oleh warga Thailand. Bayangkan, mereka tidak pernah jalan-jalan atau belanja di mal dalam dua bulan terakhir.

Keinginan untuk berbelanja dan menikmati suasana mal begitu kuat. Hal ini terlihat pada video yang dibagikan akun Instagram makassar_iinfo.

1 dari 6 halaman

Menyerbu ke Dalam Mal Secara Brutal

Dalam video tersebut, ratusan warga Thailand menunggu di depan pintu mal. Beberapa karyawan tampak berbaris di kanan kiri pintu masuk mal.

Namun ada kejadian yang cukup menggelikan di pembukaan sebuah mal yang tidak disebutkan nama dan lokasinya itu.

Ketika semua masih sabar menunggu pintu dibuka, seorang warga Thailand yang memakai baju oranye nekat merangkak dari bawah pintu masuk mal.

Karyawan mal terlihat mendiamkan saja aksi anak muda tersebut. Setelah berhasil masuk, anak itu langsung lari ke dalam mal.

2 dari 6 halaman

Hampir Terjadi Insiden Terinjak-injak

Rupanya, aksi anak muda berbaju oranye itu memicu warga lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Mereka merangkak di bawah pintu masuk mal yang mulai terbuka secara perlahan-lahan. Pria, wanita, tua, dan muda semuanya berebut masuk ke dalam mal.

Begitu antusiasnya, ada dua warga yang terjatuh dan hampir terinjak-injak oleh orang-orang yang berlarian ke dalam.

Lucunya, ada seorang warga Thailand yang berbelanja sambil membawa tiga tas koper berukuran besar.

Meski semuanya terlihat memakai masker, namun pembukaan mal ini dikhawatirkan memicu gelombang wabah virus corona kedua di Thailand.

Sumber: Instagram

3 dari 6 halaman

Lihat Videonya

Ratusan pengunjung menyerbu mal dengan brutal setelah dua bulan ditutup akibat pandemi Covid-19 di Thailand.

      View this post on Instagram

Thailand Mulai Buka Mal dan Sejumlah Bisnis Lain. Thailand akan memulai kembali perekonomiannya secara bertahap setelah lebih dari dua bulan tutup guna mengekang penyebaran virus corona tipe baru atau Covid-19. . Video : Suchada Maneenattharadee

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

4 dari 6 halaman

Longgarkan Lockdown, Mal Ini Dipercaya Jadi Kluster Baru Penularan Covid-19

Dream - Baru-baru ini pemerintah Malaysia melonggarkan aturan lockdown atau Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) dengan sebutan baru bernama Perintah Kawalan Pergerakan Diperketatkan (PKPD).

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, dalam pidatonya pada hari Minggu, 10 Mei 2020, mengatakan bahwa PKP akan diperpanjang dengan sedikit pelonggaran sampai tanggal 9 Juni 2020.

Dengan sedikit kelonggaran ini, warga Malaysia pun menyambut dengan riang gembira. Mereka mengira bisa melakukan aktivitas apa pun seperti biasanya, termasuk pergi ke mal dan tidak melakukan social distancing.

Padahal dalam aturan PKPD itu disebutkan bahwa pelonggaran akan diberikan namun warga harus tetap memerhatikan aturan tentang social distancing untuk mencegah penyebaran virus corona.

Tetapi postingan di media sosial yang viral baru-baru ini memperlihatkan kondisi yang sebaliknya. Warga berbondong-bondong datang ke mal tanpa mengindahkan aturan social distancing.

5 dari 6 halaman

Berjubel

Dalam salah satu foto di sebuah mal yang terletak di Taman Desa Tebrau, Johor Bahru, memperlihatkan warga antre dalam satu barisan yang panjang tanpa menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya.

Foto warga Malaysia berbaris demi bisa masuk ke mall itu menjadi viral dan mengundang keprihatinan netizen. Mereka khawatir mall tersebut akan menjadi kluster baru penyebaran Covid-19.

6 dari 6 halaman

Ngeri Lihatnya

Seorang netizen mengaku terkejut dengan membludaknya warga yang menyerbu mal pada jam 2.20 siang waktu setempat itu.

" Saya terkejut melihat banyak orang tidak mempraktikkan social distancing ketika suhu tubuh mereka diperiksa. Bahkan tidak ada tanda di lantai sebagai panduan untuk menjaga jarak. Beberapa orang mencoba mengingatkan untuk menjaga jarak. Tapi mereka tidak mau mendengarnya," kata netizen tersebut.

Manajer operasi mal tersebut telah menyatakan bahwa mereka akan segera meningkatkan langkah-langkah pengamanan. Termasuk memperketat pengamanan di pintu masuk dan memastikan pelanggan mematuhi SOP.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar