Fakta Unik, Jokowi Sering Buat Keputusan Penting di Hari Rabu?

Reporter : Sugiono
Rabu, 23 Oktober 2019 17:48
Fakta Unik, Jokowi Sering Buat Keputusan Penting di Hari Rabu?
Pengumuman Kabinet baru Jokowi-Ma`ruf Amin juga dilakukan pada hari Rabu. Ada apa dengan Rabu?

Dream - Pada hari Rabu, 23 Oktober 2019, Presiden Joko 'Jokowi' Widodo telah resmi melantik nama-nama yang mengisi pos menteri Kabinet Indonesia Maju.

Sebanyak 38 menteri dalam Kabinet Indonesia Maju telah dilantik dan diambil sumpahnya. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Jokowi.

Untuk kabinet terbarunya ini, Jokowi mengatakan tidak ada agenda 100 hari kerja. Jokowi hanya meminta para menteri meneruskan program-program dari periode sebelumnya.

" Enggak ada target seratus hari, ini melanjutkan sebelumnya," kata Jokowi usai melakukan sesi foto bersama para menteri di Istana Merdeka, Rabu 23 Oktober 2019.

Meski demikian, Jokowi meminta para menterinya langsung bekerja. Dia ingin mengejar defisit neraca perdagangan, membuka lapangan kerja, serta menarik investasi.

1 dari 6 halaman

Fakta Unik Soal Keputusan Jokowi di Hari Rabu

Jika ditelusuri, ada fakta unik di balik pengumuman dan pelantikan menteri oleh Jokowi.

Ternyata, dalam membuat keputusan penting, Jokowi selalu melakukannya pada hari Rabu sesuai dengan penanggalan Jawa.

Kebetulan tanggal 23 Oktober 2019 dalam penanggalan Jawa jatuh pada hari Rabu Legi dengan Wuku Prangbakat.

Jokowi juga pernah membuat keputusan penting saat melakukan reshuffle kabinet pada tanggal 27 Juli 2016.

Tanggal tersebut jatuh pada hari Rabu Pon dengan Wuku Tolu. Dalam reshuffle jilid 2 itu, ada 12 menteri dan 1 kepala lembaga negara yang digeser atau dirotasi.

2 dari 6 halaman

Jokowi Ternyata Lahir Hari Rabu

Selanjutnya, Jokowi melakukan kocok ulang terhadap kabinetnya pada tanggal 15 Agustus 2018. Dalam penanggalan Jawa, tanggal tersebut jatuh pada hari Rabu Pahing dengan Wuku Wuye.

Pada reshuffle kabinet tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, digantikan oleh Syafruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Polri.

Sementara itu, Jokowi sendiri diketahui lahir pada hari Rabu Pon, tepatnya tanggal 21 Juni 1961.

(Sumber: Planet Merdeka)

3 dari 6 halaman

Celetuk-Celetuk Ringan Jokowi ke Para Menteri Baru

Dream - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan susunan menteri kabinet barunya. Jokowi juga telah memilih nama kabinetnya kali ini dengan sebutan Indonesia Maju.

Sembari duduk di tangga beranda Istana Merdeka, Jokowi menyebut nama orang yang terpilih menjadi menteri sekaligus tugasnya. Jokowi juga sempat mengeluarkan celetukan ringan namun berisi pesan penuh makna ke beberapa menteri.

Celetukan ini pertama kali didengar saat Jokowi memperkenalkan Prabowo Subianto yang dipercaya menduduki jabatan sebagai Menteri Pertahanan.

" Saya nggak usah (sebut tugas), beliau lebih tahu daripada saya," kata Jokowi, Rabu 23 Oktober 2019.

Juga kepada Zainudin Amali. Jokowi mempercayakan posisi Menteri Pemuda dan Olahraga kepada politisi Golkar ini.

" Sepakbolanya, Pak," kata Jokowi.

Juga ketika mengumumkan nama Moeldoko dan Pramono Anung. Dua nama ini tetap menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan Sekretaris Kabinet.

" Yang di Istana tetap," kata dia.

4 dari 6 halaman

7 Pesan Jokowi untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju

Dream – Hari ini, Rabu 23 Oktober 2019, Presiden Joko Widodo, telah mengumumkan 38 pimpinan di kementerian dan lembaga untuk Kabinet Indonesia Maju. Kepada para bawahannya, Jokowi memberikan tujuh pesan khusus.

“ Yang pertama, jangan korupsi!” kata Jokowi bersama Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan 38 menteri barunya sambil duduk lesehan di veranda Istana Merdeka, Jakarta.

Dia meminta para menteri dan pimpinan lembaga negara untuk menciptakan sistem yang bisa menekan peluang korupsi.

Kedua, Jokowi memerintahkan para menteri untuk tidak membuat visi dan misi yang lain di luar visi dan misi presiden.

Ketiga, para menteri dan petinggi negara harus kerja keras, kerja cepat, dan produktif.

“ Keempat, jangan terjebak pada rutinitias kerja yang monoton,” kata dia.

Kelima, Jokowi meminta bawahan-bawahannya untuk selalu berorientasi kerja kepada hasil yang nyata. “ Tidak hanya menjamin sent, tapi juga deliver,” kata dia.

Yang keenam, mantan gubernur DKI Jakarta mengingatkan para menterinya untuk selalu mengecek masalah di lapangan. Selanjutnya, mereka juga diminta untuk mencari solusi dari masalah yang ditemui di lapangan.

Terakhir, Jokowi menggarisbawahi para menteri harus sungguh-sungguh bekerja. Dia mengancam akan memecat siapa pun yang tak serius menjalankan tugasnya.

“ Terakhir, serius bekerja. Saya pastikan yang tidak sungguh-sungguh, hati-hati, bisa saya copot di tengah jalan,” kata dia.

5 dari 6 halaman

Daftar Lengkap Susunan Kabinet Indonesia Maju

Berikut Susunan Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan KH Maruf Amin:

1. Menko Polhukam Mahfud MD
2. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
3. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy
4. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
5. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
6. Mensesneg Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
9. Menteri Agama Jenderal Purnawirawan TNI Fakhrul Razi
10. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
11. Menteri Keuangan Sri Mulyani
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan-Dikti Nadiem Anwar Makarim
13. Menteri Kesehatan Jenderal TNI Dr Terawan Agus Putranto
14. Menteri Sosial Juliari Batubara
15. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah
16. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan Agus Suparmanto
18. Menteri ESDM Arifin Tasrif
19. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
21. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate
22. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar
24. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
28. Menpan Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN Erick Thohir
30. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga Jainudin Amali 
35. Kepala Staf Kepresidenan Jend Purnawirawan Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung ST Burhanuddin

 

 

6 dari 6 halaman

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Nama Kabinet Indonesia Maju

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan nama kabinet terbarunya periode 2019-2024 dengan nama Kabinet Indonesia Maju. Jokowi mengatakan, kabinet ini berusaha meneruskan program Indonesia Kerja.

" Dalam lima tahun kemarin kita kerja, kerja, kerja. Sekarang arahnya dikerucutkan untuk mengantarkan Indonesia maju," kata Jokowi, ditayangan Liputan6, Rabu, 23 Oktober 2019.

Jokowi mengatakan, tidak ada target prpgram 100 hari di kabinetnya. Meski demikian, tujuan penting yang ingin dia capai yaitu, mengejar defisit transaksi perdagangan dan transaksi berjalan, serta memperluas lapangan kerja baru.

Sementara itu dalam keterangan pers usai pelantikan menteri, juru bicara presiden, Fadjroel Rachman mengatakan, nama kabinet Indonesia Maju dipilih sebagai representasi visi pidato Jokowi di Gedung MPR. Dia menyebut kabinet ini merupakan representasi dari semangat keberagaman di Indonesia.

Jawaban itu sekaligus menjawab pertanyaan mengenai representasi dari Papua.

" Tidak ada lagi kita memikirkan perbedaan ini adalah wajah Indonesia. Mereka (para menteri) putra-putri terbaik Indonesia tanpa melihat suku, agama, ras, dan wilayah," ucap dia.

Fadjroel menyebut, Jokowi mendesak para menteri untuk menjalankan visi dan misi yang sudah dibuat.

" Tidak ada visi dan misi menteri, hanya satu yang dijalankan visi dan misi presiden dan wakil presiden," kata dia.

Beri Komentar