Geger! Ditemukan Kerangka Wanita Memeluk Bantal

Reporter : Sugiono
Rabu, 9 Oktober 2019 17:36
Geger! Ditemukan Kerangka Wanita Memeluk Bantal
Berawal dari keinginan pemilik kontrakan yang ingin menjual rumah tersebut melalui seorang agen properti.

Dream - Warga Malaysia digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah rumah kontrakan pada Sabtu, 5 Oktober 2019.

Kerangka tersebut diduga milik wanita berusia 78 tahun yang menjadi penghuni satu-satunya rumah kontrakan di Jalan Seneka, Taman Century Garden, Johor Bahru.

Penemuan kerangka itu berawal dari keinginan pemilik kontrakan yang ingin menjual rumah tersebut melalui seorang agen properti.

Pemilik kontrakan menyuruh sang agen untuk menemui wanita tersebut dan berbicara mengenai rencana penjualan rumah itu.

1 dari 4 halaman

Ditemukan Tinggal Kerangka Memeluk Bantal

Namun, setelah masuk ke dalam rumah, sang agen properti menemukan jasad di atas lantai.

Jasad tersebut hanya menyisakan kerangka yang tergeletak di lantai depan kamar mandi. Saat ditemukan, kerangka wanita tersebut terlihat sedang memeluk bantal.

Menemukan ada kerangka manusia di dalam rumah, sang agen properti segera menghubungi polisi, yang mengidentifikasi wanita itu sebagai Hooi Mee Mee.

2 dari 4 halaman

Kematian Masih Jadi Misteri

Kepala Kepolisian Johor Bahru (JBS) Asisten Komisaris Shahurinain Jais mengatakan, setelah memeriksa kerangka Mee Mee, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

Jais mengatakan di sekitar kerangka Mee Mee juga tidak ditemukan senjata apapun.

" Pemilik kontrakan menyuruh agen untuk menemui korban untuk membicarakan masalah penjualan rumah. Sebelumnya, korban tidak pernah menjawab panggilan telepon dari pemilik rumah," jelas Jasad.

Setelah menjalani otopsi di Sultanah Aminah Hospital (HSA), Johor Bahru, Mee Mee diduga sudah meninggal sekitar enam bulan yang lalu.

Saat ini polisi sedang melacak anggota keluarga korban untuk penyelidikan lebih lanjut.

" Saat ini tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau kriminal. Kasusnya dianggap sebagai kematian mendadak," pungkas Jais.

(Ism, Sumber: World of Buzz)

3 dari 4 halaman

Kerangka Dua Sejoli Usia 5.800 Tahun Ditemukan Berpelukan

Dream - Tim arkeolog Yunani menemukan sebuah makam purba yang berisi sepasang kerangka berusia 5.800 tahun di sebuah gua di Diros, Yunani Selatan. Kerangka pasangan ini ditemukan masih dalam posisi saling berpelukan.

Anggota senior tim arkeolog, Anastassia Papathanassiou, mengatakan penemuan kerangka pada 2013. Kemudian dipublikasikan pekan ini setelah tes DNA untuk menentukan jenis kelamin setiap kerangka.

Tes kerangka ini paling tua yang pernah dilakukan di Yunani. Papathanassiou menduga keduanya meninggal saat masih berpelukan.

Papathanassiou mengatakan kerangka pasangan, yang diperkirakan meninggal saat berusia 20 tahunan, itu ditemukan di Gua Alepotrypa, sebuah situs pra-sejarah yang penting.

Namun Papathanassiou tidak mau menduga-duga penyebab dari kematian kerangka pasangan tersebut. Namun Papathanassiou mengatakan uji DNA lebih lanjut mungkin bisa menjawab pertanyaan tersebut.

(Ism, Sumber: Emirates 24/7)

4 dari 4 halaman

5 Tahun Jadi Misteri, Kerangka Bayi Alien 15 Cm Ternyata...

Dream - Perburuan alien oleh para ilmuwan masih terus berlanjut meskipun bukti-bukti yang diungkapkan lemah. Dibumbui misteri, sosok alien memang selalu mengundang perhatian.

Salah satunya adalah kerangka mungil sepanjang 15 sentimeter yang ditemukan di Gurun Atacama, Chille, pada tahun 2003.

Kerangka yang kemudian dinamakan Ata itu diduga alien dan telah membuat bingung ilmuwan selama bertahun-tahun.

Para ilmuwan bingung dengan bentuk Ata yang tidak biasa. Kepalanya lonjong dan hanya memiliki 10 tulang rusuk.

Tidak itu saja. Rongga mata Ata besar dan ditemukan masih terbungkus kain putih di dalam kantong kulit.

Ata sempat diperjualbelikan di pasar barang antik sebelum dibeli oleh pengusaha asal Spanyol Ramón Navia-Osorio pada tahun 2012.

Pada tahun 2013, Ata bahkan menjadi 'bintang' utama dalam film dokumenter alien berjudul Sirius.

Namun, setelah melalui penelitian selama lima tahun, para ilmuwan akhirnya menemukan susunan genetika kerangka Ata.

Menurut peneliti di Stanford University, San Francisco dan University of California, Ata sebenarnya adalah kerangka manusia yang mengalami mutasi genetika.

Fakta lain tentang Ata adalah dia meninggal 40 tahun yang lalu. Kemungkinan dia adalah janin berjenis kelamin perempuan.

Peneliti menduga Ata meninggal di dalam kandungan atau beberapa saat setelah dilahirkan.

Dia menderita gangguan genetika yang menghambat pertumbuhannya, seperti dwarfisme dan gangguan tulang lainnya.

Meski begitu, pertumbuhan tulang dan gigi Ata mirip dengan milik anak berusia 6 tahun.

Analisis tentang Ata ini telah dipublikasikan dalam jurnal Genome Research pada Kamis, 22 Maret 2018.

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara