10 Hari Mimisan, Saat Dicek Isi Hidungnya Mengejutkan

Reporter : Idho Rahaldi
Kamis, 13 September 2018 09:29
10 Hari Mimisan, Saat Dicek Isi Hidungnya Mengejutkan
Seekor lintah mentas dan hidup di dalam hidungnya selama tiga bulan. Hiii!

Dream - Berhati-hatilah saat berenang. Apalagi di tempat yang kurang bersih. Bisa jadi air yang kita buat renang itu menimbulkan petaka.

Seperti yang terjadi pada pemuda asal China, Pan, berikut ini. Dia mengalami mimisan selama sepuluh hari. Penyakit misterius ini terjadi beberapa bulan setelah Pan berenang di sungai.

Karena khawatir dengan kondisi misterius itu, Pan memeriksakan diri ke Rumah Sakit Dongguan Chang'an, Guangdong. Dia ingin mimisan yang sudah terjadi selama sepuluh hari itu segera mampet.

Dokter telinga, hidung, dan tenggorokan, (THT), Liu Yuxing, di RS Dongguan Chang'an, mengaku belum pernah menemukan kasus seperti yang terjadi pada Pan.

Meski demikian, setelah membaca sejumlah jurnal dan mencocokkannya dengan gejala yang dialami Pan, Liu yakin ada hewan tertentu di dalam tubuh pasien nahas itu.

" Meskipun saya tidak pernah menemukan sendiri dalam beberapa tahun sebagai dokter, saya segera menduga itu adalah lintah berdasarkan laporan serupa yang terlihat di jurnal medis," kata Liu kepada ET Today.

Benar saja, setelah dilakukan tes endoskopik terungkap ada hewan pengisap darah yang melekat erat di lubang hidung Pan.

1 dari 1 halaman

Lintah Raksasa

Pada akhirnya, Liu dan rekan-rekannya berhasil mengeluarkan lintah dari hidung Pan. Betapa terkejutnya Pan ketika melihat penampakan lintah yang hidup di hidungnya.

Tak tanggung-tanggung, lintah tersebut memiliki ukuran yang cukup besar.

Lintah© dream.co.id

Pemeriksaan lanjutan menunjukkan ada lubang di bagian dalam hidung Pan. Diduga, sebagai tempat lintah bertelur.

Untung dokter berhasil membersihkan bagian hidung tersebut sehingga dipastikan tidak ada telur lintah yang tersisa.

Para dokter percaya bahwa larva lintah masuk ke hidungnya saat 3 bulan lalu Pan berenang di sungai dekat desanya. Di mana akhirnya menetas dan tumbuh menjadi lintah panjang.

Pan kemudian bertanya kepada Dr. Liu mengapa dia tidak merasakan sakit ketika lintah menempel ke lubang hidungnya.

Dokter pun menjawabnya bahwa air liur lintah mengandung sifat anestetik dan antikoagulan, sehingga satu-satunya gejala yang terlihat adalah mimisan konstan.

Laporan: Rahma Yulius

Beri Komentar