Dream - Varun Pruthi, seorang aktor Hollywood, membuat sebuah video inspiratif. Dalam video itu, dia memerankan seorang penjual kelapa di pinggir jalan.
Dalam adegan, seorang lelaki turun dari mobilnya dan menghampiri Varun. Dia bertanya berapa harga untuk segelas air kelapa muda. " 30 Rupee. Sangat manis dan segar," jawab Varun.
Si pembeli tidak terima dan lantas marah-marah. Pembeli tadi menuduh Varun terlalu mahal menjual air kelapanya.
Varun berkilah. Dia menetapkan harga itu karena sudah berjualan dari pagi hingga siang hari di tengah terik matahari.
Beberapa saat kemudian pembeli itu datang membawa air mineral yang dibelinya di supermarket. Harga mineral itu ternyata sama dengan harga air kelapa yang ditawarkan oleh Varun.
Ternyata, dalam video itu Varun menyindir kebiasaan orang-orang kaya yang suka menawar kepada penjual kecil. Yang menurutnya turut memperparah kemiskinan.
Anehnya, bila orang kaya membeli barang di supermarket atau mall mewah, mereka segan dan malu menawar harga barang yang ditawarkan.
Dalam video itu, Varun mengingatkan orang kaya jika sebagian besar pedagang kecil tidak berjualan untuk menjadi kaya. Tapi, mereka berjualan untuk bertahan hidup.
Dia juga mengajak masyarakat kaya mau berbagi rejeki. Varun Pruthi mengungggah video ini pada 24 Mei di laman YouTube. Pengguna media sosial Facebook, termasuk di Indonesia, banyak membagikan video ini untuk menjadi pengingat sesama. Ini videonya. (Ism, Sumber: Youtube)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah