6 Keutamaan Puasa Ramadan dan Berbagai Hikmah Didalamnya

Reporter : Ulyaeni Maulida
Sabtu, 8 Mei 2021 08:10
6 Keutamaan Puasa Ramadan dan Berbagai Hikmah Didalamnya
Perintah menjalankan puasa Ramadan mendapat kekhususan karena datang langsung dari Allah SWT.

Dream – Selama sebulan, umat Islam di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadan dan amalan sunah lainnya.

Perintah menjalankan puasa Ramadan mendapat kekhususan karena datang langsung dari Allah SWT. Sebagaimana dinyatakan dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183.

" Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Selain menahan lapar dan minum serta hal-hal lain yang membatalkannya, bulan suci Ramadan juga memiliki banyak keutamaan.

Berikut keutamaan dan hikmah puasa Ramadan yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

1 dari 6 halaman

Keutamaan Puasa Ramadan

Ilustrasi Berdoa© Foto : Shutterstock

Bulan Dibukanya Pintu Surga dan Ditutupnya Pintu Neraka

Tuhan menutup pintu neraka di saat bulan suci Ramadan. Dan Dia membuka lebar pintu surga bagi siapapun yang ingin memasukinya.

Hal ini dibuktikan dari hadis Rasulullah SAW., dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari tentang keutamaan bulan Ramadhan, bulan suci yang penuh berkah.

Ustad Zaenal Karomi dalam tulisannya di laman Tebuireng mengatakan, hadis ini jelas tertulis dalam Kitab Shahih Bukhari juz 3 halaman 32, yang artinya:

“ Apabila datang bulan Ramadhan maka pintu-pintu surge dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan yang jahat dibelenggu.” (HR. Bukhari)

Selain itu, juga terdapat hadis lain yang juga diceritakan oleh Abu Hurairah yang dijelaskan dalam kitab Sunan at Turmudzi halaman 682, yang artinya:

“ Diceritakan dari Abu Hurairah, bahwa Rasaulullah SAW., bersabbda: ‘Apabila datang awal malam hari di bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin yang sangat jahat dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup tidak ada satu pintupun yang terbuka, sedangkan pintu-pintu surge dibuka tidak ada satu pintupun ditutup.’ Dan seorang penyeru menyerukan, ‘ Wahai orang-orang yang menginginkan kejelekan, tahanlah. Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka, yang demikian itu yang terjadi setiap malam.” (HR. Turmudzi)

 

Adanya Malam Seribu Bulan

Kemuliaan bulan Ramadan salah satunya adalah adanya malam seribu bulan. Malam ini disebut malam Lailatul Qodar yaitu malam penuh kemuliaan dan keberkahan. Malam ini terletak pada malam ganjil pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.

Malam ini adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Allah berfirman dalam surat al-Qodar ayat 1-3:

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailatul Qodar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”

2 dari 6 halaman

Keutamaan Puasa Ramadan Berikutnya

Bulan Ramadan Bulan Pengampunan Dosa

Bulan Ramadan sebagai kesempatan yang paling baik untuk penghapusan dosa-dosa. Hal ini menjadi keutamaan di bulan Ramadan. Bulan Ramadan adalah waktu yang baik untuk mengambil kesempatan bertaubat.

Nabi SAW bersabda yang artinya:

“  Sholat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa  di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Dengan berpuasa pada bulan Ramadan ini, maka bisa menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi SAW yang artinya:

“  Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT., maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, sholat tarawih yang dikerjakan pada setiap malam di bulan Ramadan juga dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Sebagaimana hadis Nabi SAW yang artinya:

“  Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan sholat malam pada bulan ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT., niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Dilipatgandakan Pahala pada Bulan Ramadan

Amalan-amalan pada bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT., sesuia dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya:

“ Pahala umrah pada bulan Ramadan menyamai pahala ibadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sedangkan dalam riwayat yang lain juga disebutkan, “ Pahala umrah pada bulan Ramadan menyamai pahala ibadah haji bersamaku (Nabi).”

Dalam riwayat lain juga disebutkan, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “ Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata, ‘Apabila telah tiba bulan Ramadhan maka perbanyaklah berinfaq, karena infaq di bulan Ramadhan dilipatgandakan bagaikan infaq di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadhan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain”.

3 dari 6 halaman

Keutamaan Puasa Ramadan Selanjutnya

Doa di Bulan Ramadan Mustajabah

Keutamaan bulan Ramadan selanjutnya adalah, doa yang dipanjatkan pada saat bulan Ramadhan lebih mustajabah. Hal ini sesuai hadis Rasulullah SAW yang artinya:

“ Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid mengatakan bahwa perowi hadis ini tsiqah (terpercaya).

Selain itu juga dipertegas dalam hadis lain. Rasulullah SAW., bersabda yang artinya:

“ Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi.” (HR. at Tirmidzi).

Syaikh Abu Zakariyah Yahya bin Syaraf an Nawawi ad Dimasqi dalam kitabnya al Majmu Syarhu al Muhadzab juz 6 halaman 375, hadis ini mengandung arti doa yang dipanjatkan orang berpuasa masuk dalam kategori sunnah, yaitu yang dipanjatkan dari awal hingga akhir puasa.

Sementara itu, Syaikh an Nawawi juga mengatakan dalam kitab yang sama, disunnahkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdoa demi keperluan akhirat dan dunianya, dan pada perkara yang ia sukai. Beliau juga mengingatkan agar tidak lupa mendoakan kaum muslimin lainnya. 

Ramadan Mengajarkan Sabar dan Taqwa

Keutamaan bulan Ramadan yang terakhir adalah meningkatkan sabar dan taqwa. Puasa di bulan Ramadan mengajarkan sabar untuk menahan lapar, minum, dan hawa nafsu. Kesabaran itulah yang menuntun pada peningkatan ketaqwaan dan penghambaan diri kepada Allah.

Puasa Ramadan juga membebaskan hari dari berbagai penyakit hari seperti iri dan dengki. Serta bisa meningkatkan ketaqwaan diri.

Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang artinya:

“ Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu seua bertaqwa.”

4 dari 6 halaman

Hikmah Puasa Ramadan

Ilustrasi Berdoa© Foto : Shutterstock

Meningkatkan Ketaqwaan Pada Allah SWT

Hikmah puasa yang pertama dapat meningkatkan ketaqwaan seorang hamba kepada Allah SWT. Menjalankan ibadah puasa adalah hal yang wajib, seperti yang tertera dalam ayat Al-Quran berikut ini;

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al Baqarah: 183).

Ayat ini menunjukkan salah satu hikmah puasa di bulan Ramadan agar umat Islam dapat menggapai derajat takwa yang mulia. Ketika berpuasa, berarti umat Islam telah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi setiap larangan-Nya. Hal ini adalah pengertian takwa.

Latihan Mengontrol Hawa Nafsu

Hikmah puasa yang kedua dapat membantu diri dalam mengontrol hawa nafsu. Puasa secara langsung melatih diri dan jiwa dari serangan hawa nafsu. Dengan berpuasa karena Allah SWT, seseorang diharapkan dapat menguasai dan mengontrol perbuatan-perbuatan yang dilarang.

Ketika sedang menjalankan ibadah puasa, alangkah baiknya menghabiskan waktu untuk mengerjakan hal-hal positif yang bermanfaat, yang dapat menciptakan kebaikan dan kebahagiaan dunia serta akhirat.

5 dari 6 halaman

Hikmah Puasa Ramadan Berikutnya

Berusaha Merubah Diri Menjadi Lebih Baik

Hikmah puasa yang ketiga adalah timbulnya kesadaran dan keinginan dari dalam diri untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi. Dalam keadaan berpuasa, orang cenderung ingin selalu berbuat baik pada sesama dan menjauhi segala larangan Allah SWT.

Hal ini adalah salah satu hikmah puasa yang baik, karena jika kita tergoda untuk melakukan perbuatan maksiat atau tercela, maka akan menjadi sia-sia pula ibadah yang telah dilakukan.

Rasullullah SAW bersabda,

Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga saja. 

Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan lagwu dan rofats. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya, Aku sedang puasa, aku sedang puasa.

Ikut Merasakan Penderitaan Orang yang Tidak Mampu

Hikmah puasa yang ke empat adalah meningkatkan kepekaan perasaan terhadap orang-orang di sekitar yang kurang mampu atau miskin. Ketika berpuasa, orang akan merasa kelaparan dan kehausan. Dengan ini, seseorang akan merasakan apa yang selama ini dirasakan oleh orang-orang miskin, fakir, yang hidupnya penuh kekurangan.

Hikmah puasa Ramadan ini membuat kita ikut merasakan penderitaan orang yang kurang beruntung secara ekonomi. Ketika kita menahan lapar dan haus saat puasa, perasaan ini jugalah yang selalu dirasakan oleh para fakir miskin setiap harinya di luar bulan puasa.

6 dari 6 halaman

Hikmah Puasa Ramadan Selanjutnya

Baik Bagi Kesehatan Jasmani

Berpuasa ternyata juga membantu meningkatkan kesehatan jasmani sebagaimana rohani. Dengan berpuasa, kebutuhan rohani akan kedekatan dengan Allah SWT dapat terpenuhi dan oleh karenanya mendatangkan pula manfaat berupa pahala dan kebaikan jasmani.

Berpuasa dapat membuat kesehatan jasmani seseorang jadi meningkat dan lebih baik. Hal ini dikarenakan ketika puasa, orang akan tidak banyak melakukan aktivitas makan dan minum sebagaimana biasanya.

Hal ini membantu mengistirahatkan sistem pencernaan dalam tubuh selama sementara waktu. Juga memberi kesempatan bagi tubuh untuk mengeluarkan semua kotoran dan zat-zat berbahaya yang terdapat di dalamnya.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

 

 

Beri Komentar