Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Rasulullah Muhammad SAW (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Sebagai bulan mulia, Rajab menyimpan banyak peristiwa penting yang berhubungan langsung dengan keimanan. Salah satu peristiwa itu, dan nilainya sangat penting bagi umat Islam, adalah Isra Miraj.
Peristiwa Isra Miraj jatuh setiap 27 Rajab. Untuk tahun ini, Isra Miraj 1440 H bertepatan dengan Rabu, 3 April 2019.
Dikutip dari Islami.co, Isra Miraj merupakan peristiwa menakjubkan yang hanya bisa terjadi karena kuasa dan kehendak Allah SWT. Peristiwa ini berlangsung pada malam selepas Isya.
Ibnu Khalifah dalam bukunya Mukjizat An Nabi Al Mukhtar min Shahih Al Akhbar menyebut Rasulullah melampaui tujuh langit hingga tiba di Sidratul Muntaha ketika menjalani Isra Miraj. Seluruh waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 2-4 jam, dari berangkat hingga kembali.
Abu Al Qasim Isma'il bin Muhammad At Taimi dalam kitab Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah wa Syarh Aqidah Ahli As Sunnah menjelaskan Rasulullah dijemput Jibril dan Mikail usai Isya. Kemudian, Rasulullah melesat menuju Masjidil Aqsa dengan Buraq.
Rute Buraq yang membawa Rasulullah adalah dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa untuk singgah. Kemudian, Rasulullah melanjutkan perjalanan menuju Sidratul Muntaha.
Masjidil Haram yang dimaksud dalam Alquran dan sejumlah dalil mengenai Isra Miraj yaitu Kabah di Mekah yang menjadi kiblat kedua umat Islam. Sedangkan Masjidil Aqsa berada di negeri yang sekarang dinamai Palestina, sebagai kiblat pertama umat Islam.
Syeikh An Nawawi Al Bantani dalam kitab Marah Labid, menjelaskan dipilihnya Masjidil Aqsa sebagai tempat singgah karena beberapa alasan. Di antaranya agar Buraq dapat terbang ke langit secara lurus.
Syeikh An Nawawi menyebut satu riwayat menyatakan Masjidil Aqsa berada pada posisi tegak lurus dengan pintu langit. Selain itu, Masjidil Aqsa menjadi tempat para Nabi Bani Israil dalam berdakwah seperti Nabi Musa, Nabi Isa, dan nabi-nabi lainnya.
Dalam Surat An Najm ayat 13-18, Allah menerangkan apa saja yang dilihat Rasulullah saat berada di Sidratul Muntaha.
"Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."
Sumber: Islami.co
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?


Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan