Alasan Masjidil Aqsa Jadi Persinggahan Rasulullah dalam Isra Miraj

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 2 April 2019 10:01
Alasan Masjidil Aqsa Jadi Persinggahan Rasulullah dalam Isra Miraj
Rasulullah menempuh jarak sangat jauh hanya dalam waktu semalam.

Dream - Sebagai bulan mulia, Rajab menyimpan banyak peristiwa penting yang berhubungan langsung dengan keimanan. Salah satu peristiwa itu, dan nilainya sangat penting bagi umat Islam, adalah Isra Miraj.

Peristiwa Isra Miraj jatuh setiap 27 Rajab. Untuk tahun ini, Isra Miraj 1440 H bertepatan dengan Rabu, 3 April 2019.

Dikutip dari Islami.co, Isra Miraj merupakan peristiwa menakjubkan yang hanya bisa terjadi karena kuasa dan kehendak Allah SWT. Peristiwa ini berlangsung pada malam selepas Isya.

Ibnu Khalifah dalam bukunya Mukjizat An Nabi Al Mukhtar min Shahih Al Akhbar menyebut Rasulullah melampaui tujuh langit hingga tiba di Sidratul Muntaha ketika menjalani Isra Miraj. Seluruh waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 2-4 jam, dari berangkat hingga kembali.

Abu Al Qasim Isma'il bin Muhammad At Taimi dalam kitab Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah wa Syarh Aqidah Ahli As Sunnah menjelaskan Rasulullah dijemput Jibril dan Mikail usai Isya. Kemudian, Rasulullah melesat menuju Masjidil Aqsa dengan Buraq.

Rute Buraq yang membawa Rasulullah adalah dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa untuk singgah. Kemudian, Rasulullah melanjutkan perjalanan menuju Sidratul Muntaha.

Masjidil Haram yang dimaksud dalam Alquran dan sejumlah dalil mengenai Isra Miraj yaitu Kabah di Mekah yang menjadi kiblat kedua umat Islam. Sedangkan Masjidil Aqsa berada di negeri yang sekarang dinamai Palestina, sebagai kiblat pertama umat Islam.

1 dari 1 halaman

Posisi Masjidil Aqsa

Syeikh An Nawawi Al Bantani dalam kitab Marah Labid, menjelaskan dipilihnya Masjidil Aqsa sebagai tempat singgah karena beberapa alasan. Di antaranya agar Buraq dapat terbang ke langit secara lurus.

Syeikh An Nawawi menyebut satu riwayat menyatakan Masjidil Aqsa berada pada posisi tegak lurus dengan pintu langit. Selain itu, Masjidil Aqsa menjadi tempat para Nabi Bani Israil dalam berdakwah seperti Nabi Musa, Nabi Isa, dan nabi-nabi lainnya.

Dalam Surat An Najm ayat 13-18, Allah menerangkan apa saja yang dilihat Rasulullah saat berada di Sidratul Muntaha.

" Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar."

Sumber: Islami.co

Beri Komentar