Benarkah Ijab Qabul Harus Satu Nafas? Ini Penjelasan Islam

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 17 Juni 2016 07:01
Benarkah Ijab Qabul Harus Satu Nafas? Ini Penjelasan Islam
Lantas seperti apa pandangan Islam terhadap hal ini? Benarkah sesuai dengan yang dianjurkan, atau hanya...

Dream - Pernikahan adalah momen sakral dalam kehidupan sesorang. Salah satu yang menandai kesakralannya adalah saat prosesi ijab yang diucapkan ayah sang wanita dan qabul yang diucapkan pria yang akan menjadi suami.

Hal cukup unik terjadi dimasyarakat, bahwa ketika pria mengucapkan qabul, maka harus dilakukan dengan satu nafas. Artinya, tidak boleh mengucapkannya sepatah-sepatah dan harus terdengar lantang. Hal ini cukup menjadi beban bagi sebagian pria.

Di tengah perasaan gugup untuk menempuh hidup baru, mereka juga harus berusaha agar bisa lancar mengucapkannya dalam satu nafas. Lantas seperti apa pandangan Islam terhadap hal ini? Benarkah sesuai dengan yang dianjurkan, atau hanya budaya di daerah tertentu saja?

Ternyata tidak ada firman Allah atau Sunnah Nabi yang memerintahkan agar mengucapkan ijab qabul dalam satu nafas. Bahkan, aturan ini dinilai berlebihan oleh para ulama. Berikut ini beberapa pendapat yang bisa membantu memahami bagaimana syarat dari Ijab Qabul tersebut.

1. Ijab Qabul Harus Diucapkan dalam Satu Majelis
2. Qabul Boleh Disegerakan dan Boleh Ada Jeda dari Ijab

Ulasan selengkapnya klik di sini. (Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

 

Baca Juga: Alasan Wanita Dilarang Nikahi Lebih dari Satu Pria Kota Mati Paling Mengerikan di Indonesia Bolehkah Menjual Mahar Nikah dari Suami?

1 dari 3 halaman

Inilah Binatang Pembawa Pesan Kiamat

Dream - Kiamat merupakan kepastian yang akan dialami oleh alam semesta. Tidak hanya agama yang membicarakannya, kajian para ilmuan juga menyatakan bahwa dunia dan seisinya pada suatu saat akan mengalami kehancuran.

Dalam Islam, begitu banyak Nabi dan Rasul diutus untuk menyampaikan tentang kabar tersebut. Tidak ada yang tahu pasti kapan terjadi, namun Allah SWT sudah menjelaskan tentang tanda-tandanya. Pertanda yang paling terkenal adalah ketika sang surya terbit dari barat.

Ternyata tidak hanya itu, jelang kiamat akan ada binatang aneh melata yang muncul dari dalam perut bumi dan mampu berbicara. Binatang ini memberikan tanda pada wajah manusia, yang menjadi pembeda antara orang beriman dan tidak. Apa binatang ini sebenarnya?

Binatang ini bernama Dabbah dan berkali-kali disebut Rasulullah SAW sebagai salah satu tanda dekatnya kiamat. Bahkan Allah SWT dalam dalilnya juga menjelaskan tentang binatang ini. Hal ini tertera dalam Quran Surat An-Naml: 82 yang artinya sebagai berikut.

" Apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan seekor dabbah (binatang) dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami." (An-Naml: 82)

Rasulullah SAW juga bersabda tentang Dabbah ini dan menjadi salah satu pengingat Umat Islam untuk selalu bertaubat. Dalam hadist Riwayat Muslim, Rasul menyebut tiga perkara yang jika ketiganya keluar maka semua taubat dan amal tiada gunanya. Ketiganya adalah terbitnya matahari dari arah barat, Dajjal dan Dabbah.

" Ada tiga perkara yang jika keluar maka tidak akan berguna lagi keimanan orang yang belum beriman sebelumnya; atau belum mengusahakan kebaikan yang dilakukan dalam keimannya. Ketiga perkara itu adalah: terbitnya matahari dari barat, Dajjal dan binatang bumi." (HR. Muslim)

Ulasan selengkapnya klik di sini. (Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

 

2 dari 3 halaman

Ternyata Anak Hasil Zina Bernasab pada...

Dream - Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji dan merusak nasab seseorang jika dari hasil perzinaan tersebut melahirkan seorang anak. Mungkin masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa anak hasil zina tidak bernasab pada bapak biologisnya sekalipun bapak dan ibunya tersebut telah menikah setelah terjadinya kehamilan.

Fakta ini mengharuskan seorang anak hasil zina bernasab pada ibunya, dan tidak bisa seorang anak hasil zina mencantumkan nama bapaknya di belakang namanya, melainkan harus menyandingkan nama ibu kandungnya. Sebagaimana Nabi Isa AS disandingkan nasabnya pada ibunya yakni Isa bin Maryam karena beliau diciptakan Allah tanpa bapak.

" Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya."  (HR. Bukhari no. 6385)

Selain masalah nasab, perlu juga diperhatikan mengenai hak waris. Seorang anak hasil zina tidak berhak mewarisi harta dari ayah biologisnya, kecuali jika ayahnya tersebut menuliskan wasiat yang membagikan hartanya pada anak tersebut.

" Siapa yang mengklaim anak dari hasil di luar nikah yang sah, maka dia tidak mewarisi anak biologis dan tidak mendapatkan warisan darinya."  (HR. Abu Dawud, kitab Ath-Thalaq, Bab Fi Iddi’a` Walad Az-Zina no. 2266)

" Nabi SAW memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya…"  (HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah mengenai wali nikah, terutama jika anak hasil zina tersebut adalah perempuan, maka ayah biologisnya sekalipun tidak berhak menjadi wali nikahnya. Tidak hanya bapak biologis, bahkan juga kakek, maupun paman dari bapak biologis, tidak berhak menjadi wali. Karena mereka bukan paman maupun kakeknya secara nasab. Lalu siapakah wali nikahnya? Orang yang mungkin bisa menjadi wali nikahnya salah satunya yaitu wali Hakim (pejabat resmi KUA).

Selengkapnya baca di sini.       (Ism) 

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

 

3 dari 3 halaman

Begini Cara Perempuan Bertobat dari Dosa Zina

Dream - Dalam pandangan Islam, zina merupakan salah satu dosa besar. Bahkan bagi para pelakunya diperlukan cara khusus untuk bertobat dari perbuatan ini agar dosa mereka diampuni Allah SWT.

Bagi para perempuan yang telah terlanjur melakukan dosa zina, ada tata cara tertentu yang harus mereka lakukan untuk bertobat.

Hasan bin Ali menceritakan, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Ma'mar menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Qilabah, dari Abu Al-Muhalib, dari Imran bin Hushain, Ia berkata bahwa seorang perempuan dari Suku Juhainah mengaku kepada Rasulullah SAW. Dirinya telah melakukan perbuatan zina.

Ia juga berkata, " sekarang aku sedang hamil" . Lalu Rasulullah SAW memanggil walinya dan bersabda, " Bersikap baiklah terhadapnya dan apabila ia telah melahirkan kandungannya, maka beritahukan kepadaku" .

Setelah perempuan tersebut melahirkan kandungannya dan walinya memberitahukan hal itu kepada Rasulullah SAW, beliau segera memerintahkan agar perempuan itu diikat dengan kainnya. Lalu, beliau memerintahkan agar ia dirajam.

Kemudian, Rasul menyalatkan jenazahnya. Saat itu, Umar bin Khattab bertanya, " Wahai Rasulullah, engkau merajamnya lalu menyalatkannya?"

Beliau bersabda, " Ia telah bertaubat dengan taubat yang benar, yang jikalau taubatnya tersebut dibagi-bagikan kepada tujuh puluh orang penduduk Madinah, niscaya akan mencukupi. Apakah kamu mengetahui ada orang yang lebih baik dari perempuan ini yang merelakan dirinya untuk Allah?" (HR Muslim dan Ibnu Majah)

Selengkapnya baca di sini. (Ism) 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

Beri Komentar