Berkah di Balik Doa Sebelum Hubungan Intim

Reporter : Puri Yuanita
Sabtu, 30 Juli 2016 09:02
Berkah di Balik Doa Sebelum Hubungan Intim
Dalam hal berjimak, pasangan suami-istri diwajibkan untuk melakukannya sesuai adab yang ditentukan.

Dream - Islam mengatur segala hal secara rapi dan sempurna. Mulai dari adab untuk hal-hal kecil hingga perkara-perkara besar. Termasuk soal berjimak atau berhubungan intim antara suami-istri.

Dalam hal berjimak, pasangan suami-istri diwajibkan untuk melakukannya sesuai adab yang ditentukan. Salah satu adab yang tak boleh dilewatkan adalah membaca doa sebelum berjimak.

Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

" Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca doa: (Bismillah Allahumma Jannibnaasy Syaithoona Wa Jannibisy Syaithoona Maa Rozaqtanaa), 'Dengan (menyebut) nama Allah, Ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami', kemudian jika Allah menakdirkan(lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya," (HR Bukhari No.6388 dan Muslim No.1434).

Bukan sembarang, doa tersebut menyimpan banyak berkah jika dibaca sebelum suami-istri berhubungan intim. Berkah apa saja?

 

1 dari 4 halaman

Ikut Ajaran Rasul

Pertama, membaca doa tersebut berarti mengikuti ajaran Rasulullah SAW. Ini sudah merupakan berkah tersendiri. Abu Bakar RA pernah berkata,

" Aku tidaklah biarkan satu pun yang Rasulullah SAW amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, saku akan menyimpang,"  (HR Bukhari No.3093 dan Muslim No. 1759).

 

2 dari 4 halaman

Setan Tak Ikut Serta

Kedua, setan tidak akan turut serta dalam hubungan intim tersebut karena di dalam doa ini diawali dengan penyebutan " bismillah" . Demikian pendapat sebagian ulama. Mujahid Rahimullah berkata,

" Siapa yang berhubungan intim dengan istrinya lantas tidak mengawalinya dengan 'bismillah', maka setan akan menoleh pada pasangannya lalu akan turut dalam berhubungan intim dengannya,"  (Fathul Bahri, 9:229).

Penjelasan selengkapnya baca di sini.    

3 dari 4 halaman

Khilaf Berhubungan Intim Saat Puasa, Lihat yang Terjadi...

Dream - Hubungan intim yang telah legal asalnya halal bahkan bisa bernilai pahala. Namun ketika puasa, bersetubuh atau bersenggama (hubungan intim suami istri) menjadi terlarang bahkan menjadikan puasa seorang muslim batal.

Siapa yang puasanya dirusak dengan persetubuhan, maka ia harus mengganti puasanya (qadha) dan membayar kifarat.

Seperti diriwayatkan Abu Hurairah Ra dalam Al Bukhari (11/516), Muslim (1111) dan At Turmudzi (724), ada seorang laki-laki datang menemui Rasulullah SAW lalu berkata:

'Wahai Rasulullah, celaka aku'. Beliau bertanya, 'Ada apa denganmu?' Orang itu berkata, 'Aku berhubungan intim dengan istriku sementara aku sedang berpuasa.'

Rasulullah saw bersabda; 'Apakah engkau memperoleh budak yang dapat engkau merdekakan?' Orang itu berkata 'Tidak'. Beliau bertanya, 'Apakah engkau mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?' Orang itu menjawab, 'Tidak'. Beliau bertanya lagi, 'Apakah engkau dapat memberi makan 60 orang miskin?' Orang itu menjawab, ‘'Tidak'.

Abu Hurairah berkata, Nabi saw berdiam beberapa lamanya. Ketika kami dalam keadaan demikian, didatangkan kepada beliau satu keranjang yang berisi kurma, lalu beliau bertanya; 'Di manakah orang yang bertanya tadi?' Laki-laki tersebut berkata, 'Aku'.

Beliau bersabda; 'Ambillah ini lalu sedekalah!' Laki-laki itu berkata; 'Kepada orang yang lebih miskin dariku wahai Rasulullah? Demi Allah! Tidak ada di antara dua tempat berbatu di Madinah—Maksudnya dua tempat berbatu hitam—Penghuni rumah yang lebih miskin daripada penghuni rumahku'.

Nabi SAW tertawa hingga tampak gigi gerahamnya, kemudian beliau bersabda; " Kalau begitu, pergilah dan berikan kurma itu kepada keluargamu" .

(Ism, Sumber: rumaysho.com)

4 dari 4 halaman

8 Waktu yang Disunahkan Suami-Istri Berhubungan Intim

Dream - Hal ini perlu diketahui oleh pasangan yang menikah karena ketika melakukan hubungan intim, hitungannya tetap bersedekah secara bersama-sama.

Ingat bahwa menikah adalah suatu ibadah, jadi bukan hanya kesenangan dan kenikmatan biasa yang bisa didapatkan oleh pasangan tersebut. Allah akan memberikan pahala bagi pasangan yang berhubunganan intim.

Ada delapan waktu di mana pasangan suami istri bisa melakukan hubungan intim yang akan menambah pahala, dan namanya sunnah, kalau tidak dikerjakan maka tidak juga berdosa.

1. Malam Senin

Alasan mengapa malam Senin menjadi waktu yang pas dan disunnahkan bagi pasangan suami-istri untuk melakukan hubungan intim karena jika akhirnya membuahkan seorang anak, anak tersebut dipercaya akan hafal Alquran.

2. Malam Selasa

Malam Selasa rupanya juga sunnah bagi pasangan sah untuk melakukan hubungan intim setelah malam Senin. Ini dikarenakan pasangan suami istri akan mendapatkan anak yang syahid atau syahadah.

3. Malam Kamis

Waktu-waktu yang disunnahkan untuk berhubungan intim salah satunya adalah malam Kamis karena pasangan yang melakukannya akan memperoleh anak yang penuh dengan kebijaksanaan.

4. Hari Kamis

Berhubungan badan pun juga tidak lupa disunnahkan pada hari Kamisnya, jadi tidak hanya bisa malam Kamisnya. Setelah matahari terbit, pagi pun menjadi waktu yang tepat untuk berhubungan intim. Berhubungan intim pada hari tersebut maka pasangan akan memperoleh anak yang akan jauh dari setan.

5. Malam Jumat

Hubungan intim malam Jumat dianjurkan? Jawabannya adalah ‘ya.’ Malam Jumat bukan hanya disarankan, tapi menjadi sunnah bagi para pasangan Islam, khususnya jika ingin punya anak yang bisa menjadi orator atau Khatib nantinya kalau sudah besar.

6. Malam Jumat Setelah Isya

Melakukan hubungan intim malam Jumat tepatnya sesudah Isya juga sunnah. Pasangan pun nantinya akan memperoleh anak yang bisa mirip sekali dengan orang tuanya.

7. Hari Jumat

Ternyata tidak hanya malam Jumat saja yang sunnah, bahkan hari Jumatnya pun ikut sunnah, terutama waktu setelah ashar karena pasangan yang melakukan hubungan badan pada waktu tersebut akan memperoleh anak yang bisa menjadi ilmuwan terkenal.

8. Malam Pertama Bulan Ramadan

Selain dari etika berhubungan intim, melakukannya pada waktu yang disunnahkan akan membuat pasangan mendapatkan pahala dan kenikmatan dari Allah SWT. Salah satu dari delapan waktu sunnah ini adalah malam pertama pada bulan Ramadan.

Di bulan yang suci ini tentu pahala kebaikan menjadi berlipat-lipat ganda sehingga menjadi waktu sunnah juga bagi pasangan suami dan istri untuk berhubungan badan. Ulasan selengkapnya klik di sini.

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi 

Beri Komentar
Kenangan Reza Rahadian Makan Siang Terakhir dengan BJ Habibie