Pengungsi Rohingya (Antara Foto)
Dream - Kerasnya kehidupan ini seringkali memaksa anak-anak untuk terpisah jauh dari orang-orang yang dicintainya. Tangan kecil mereka dipaksa untuk mengepal kuat menerjang batu karang kehidupan yang semakin keras.
Tentu saja mereka haus dengan kasih sayang dan belaian lembut ayah dan ibunya. Mereka pun merindukan dekapan hangat dan perlindungan dari orang-orang terkasihnya. Begitulah yang dialami oleh ratusan anak-anak Rohingya yang kini terdampar di bumi Aceh.

Anak-anak malang tersebut sampai di bumi Aceh tanpa kedua orangtuanya. Mereka sebatang kara mengadu hidup di laut lepas demi melanjutkan sisa hidup dan menggamit secuil harapan di masa depan.
Seorang relawan yang bernama Joko tergugu begitu melihat seorang anak yang bergumam memanggil ayahnya, " Daddy, Daddy." Saat itu Pak Joko sedang bertugas mengirim bantuan ke penampungan pengungsi Rohingya di Muara Cangkoi, Aceh Utara.
Penasaran dengan kisahnya? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!