Sumber Foto: Metro.co.uk
Dream - Gurun biasanya menjadi tempat gersang. Bisa dibilang nyaris tak ada kehidupan. Namun lihatlah yang terjadi di Gurun Atacama di Chile. Hamparan tandus itu mendadak ditumbuhi bunga-bunga indah yang mekar.
Selama ini, Atacama dijuluki sebagai tempat paling kering di muka Bumi. Gurun ini memang sangat jarang diguyur hujan. Sehari-hari, hanya terlihat hamparan tanah kering dengan serakan batu dan kerikil.

Tapi kali ini beda. Pekan lalu, para turis dikejutkan dengan 200 spesies bunga mekar dan binatang endemik yang berkeliaran. Banyak pelancong merasa bingung, sekaligus takjub.

Wajar bila para wisatawan kaget. Sebab, bunga-bunga yang kini bermekaran itu sebenarnya hanya tumbuh tujuh tahun sekali. Selebihnya hanya batu yang menghias hamparan tanah kering ini.
© Dream
Terakhir kali, bunga-bunga itu tumbuh dan mekar dua tahun silam. Jadi, kali ini mereka tumbuh dan mekar lima tahun lebih awal.
Tapi, fenomena yang tak biasa ini bukan tanpa sebab. Bunga-bunga itu tumbuh lebih awal karena telah terjadi hujan lebat, yang tak terprediksi, di bagian utara selama musim dingin.

Bila Anda melancong ke sana minggu lalu, maka bisa menyaksikan gunung berapi yang menjulang, bukit-bukit pasir, berhias bunga indah ini.
Selain itu, gurun ini juga dikenal dengan badai petir yang mengerikan. Banyak orang menyebutnya sebagai gambaran hari akhir.