Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi Penumpang Taksi Online (Foto: Shutterstok.com)
Dream - Drama taksi online memang tidak ada habisnya. Kali ini seorang warganet, mengunggah cerita saat melayani penumpang tapi berujung balas dendam.
Dalam unggahan Twitter @AgusMagelangan, akun ini membagikan tangkapan layar dari seorang sopir taksi dengan nama anonim Wonk Jowo.
Wonk Jowo mengungkap, bahwa dirinya kesal dengan sikap satu penumpang yang memberikan dua bintang. Padahal sopir itu telah memberikan pembayaran gratis karena tidak ada uang kembalian.
Lantas penilaian itu berlanjut dengan pesan, katanya, Wonk Jowo malas dan tidak mau berusaha mencari kembalian uang. Alhasil, sopir taksi yang tak terima ini melakukan hal tak terduga untuk ‘balas dendam’. Begini ceritanya.
Di pagi buta, sang sopir mengungkap mendapatkan orderan dari penumpang yang dipanggilnya ibu Ida. Dengan tujuan menuju bandara.

Argo yang tercatat selama perjalanan itu senilai Rp19 ribu. Namun ibu Ida memberikan uang Rp100 ribu dan berujung tidak ada kembalian dari si sopir. Dengan ikhlasnya, sopir ini merelakan uang orderan, dan tak perlu dibayar.
“Saya pernah bang, nganter ke bandara. Argo 19 ribu. Ngasih 100 ribu. Masih pagi banget saya kaga ada kembaliannya. Ane kasih aja ke dia. Ane iklas itu 19 ribu,” tulis Wonk Jowo.
Sopir online dipantau kinerjanya berdasarkan penilaian penumpang, dari pilihan bintang satu hingga 5. Namun, di esok harinya Wonk Jowo dikejutkan dengan penilaian dari ibu Ida yang memberinya nilai cuma bintang 2.
Semakin geram, ada pula pesan masuk yang dituliskan untuk mengkritik dirinya. Dengan komentar, malas dan tak mau berusaha menukar uang untuk kembalian.
“Besoknya ada bintang 2 masuk. Ada pesannya. Abang grabnya males tidak mau berusaha. Tidak mau cari tukeran uang,” tulis si sopir.
Mengaku tak terima, karena dia sudah memberikan perjalanan gratis. Nekatnya, si sopir pergi ke rumah ibu Ida. Kocaknya, ia mengandalkan marbot di mushola dekat rumah penumpangnya itu untuk memberikan pengumuman.

“Padahal kan itu dia kaga bayar. Masih kasih bintang 2. Terus saya samperin kerumahnya. Cuma sampai mushollah. Saya siarin. Minta tolong ke marbot. Saya kasih 50 ribu,” ungkap Wonk Jowo.
Bukan main, toa masjid itu menyala dengan awalan salam dan berujung penagihan hutang orderan.
“Assalamualaikum. Kepada ibu Ida yang order dari rumah ke bandara. Pada hari Senin sekitar jam 6 pagi belum bayar sebesar 19 ribu. Tolong kesadarannya.” begini pengumumannya.
Tidak lama setelah pengumuman, Wonk Jowo mengatakan, satu keluarga ibu Ida datang ke mushola.
Postingan tersebut ramai didatangi para peselancar Twitter yang juga gemas dengan tingkah bu Ida. Sekaligus aksi kocak yang dilakukan si sopir taksi.
“Lain kali suruh order delman istimewa ku duduk di muka pak kusir yang sedang bekerja,” tulis warganet.
“Bapaknya sungguh smart,” tulis warganet.
“Aduh ibu ida,” tulis warganet.
“Butuh part 2 nya, gimana reaksi ibu Ida dan keluarga,” tulis warganet.
“Tolong konten kreator bikinin reka adegannya dong kocak bgt,” tulis warganet.
“Dari tahun 1998, yg namanya ida emang ngeselin,” tulis warganet.
Sumber: Twitter @AgusMagelangan
Ini bukan pembalasan dendam biasa, melainkan pembalasan dendam yang taktis, terukur, penuh dengan kasih sayang, serta mengandung mutiara hikmah yang luar biasa.
😅😅😅 pic.twitter.com/SSJAI6tLKF— Agus Mulyadi (@AgusMagelangan)May 24, 2022
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya