Dalam Islam, Mengapa Harus Mencukur Bulu Organ Intim?

Reporter : Puri Yuanita
Senin, 30 Januari 2017 19:02
Dalam Islam, Mengapa Harus Mencukur Bulu Organ Intim?
Berdasarkan sunnah tidak diperkenankan membiarkan bulu-bulu di tubuh lebih dari empat puluh malam....

Dream - Mencukur bulu kemaluan termasuk di antara sunnah fitrah yang dianjurkan oleh Islam dan semua syariat telah bersepakat. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari (5890) dan Muslim (261) dari Ibnu Umar radhiallahu'anhuma sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda:

" Di antara fitrah adalah mencukur bulu kemaluan, memotong kuku dan memendekkan kumis."

Berdasarkan sunnah juga tidak diperkenankan membiarkan bulu-bulu di tubuh lebih dari empat puluh malam, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim (258) dari Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata:

" Kami diberi waktu dalam memendekkan kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan agar tidak dibiarkan lebih dari empat puluh malam."

Syaukani rahimahullah mengatakan, " Yang menjadi pilihan adalah mematok empat puluh sebagaimana yang telah ditentukan oleh Rasulullah sallallahu'alaihi wa sallam maka tidak diperbolehkan melebihi dari (empat puluh malam). Dan tidak termasuk menyalahi sunnah, orang yang membiarkan memotong atau semisalnya setelah tumbuh sampai selesai batasan tersebut." Selesai dari 'Nailul Authar, (1/143).

Jadi kesimpulannya, seorang muslim diperbolehkan...........selengkapnya baca di sini.   

Beri Komentar