Disebut Lemah Jika Menolak Berbuat Dosa, Pertanda Akhir Zaman

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 26 April 2016 07:45
Disebut Lemah Jika Menolak Berbuat Dosa, Pertanda Akhir Zaman
Nabi SAW memperingatkan dan menasihati, agar orang yang menemui zaman itu memilih untuk dianggap lemah dan menjauhi perbuatan dosa.

Dream - Menjelang akhir zaman kelak, salah satu di antara sejumlah tanda-tanda kiamat yang sudah dikabarkan oleh Rasulullah SAW adalah seseorang akan diminta untuk memilih antara perbuatan dosa atau meninggalkannya.

Sementara jika meninggalkannya, ia akan menghadapi konsekuensi disebut lemah, kolot, dan sebutan-sebutan anti kemajuan lainnya dalam persepsi para pendosa.

Lantas, Nabi SAW memperingatkan dan menasihati, agar orang yang menemui zaman itu memilih untuk dianggap lemah dan menjauhi perbuatan dosa.

Abu Hurairah RA meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda, " nanti akan tiba satu zaman yang ketika itu seseorang diberi pilihan untuk memilih antara dikatakan lemah dan berbuat dosa, barangsiapa mendapatkan zaman itu, hendaknya ia lebih memilih dikatakan lemah daripada melakukan perbuatan dosa."

Selengkapnya baca di sini.     

1 dari 3 halaman

Waktu Terasa Singkat, Pertanda Akhir Zaman?

Dream - Diantara kita pasti pernah merasa waktu berjalan begitu singkat. Tanpa terasa ternyata waktu sudah memasuki bulan baru, atau bilangan tahun tiba-tiba mulai berganti.

Sebagian mengatakan hal ini dialami oleh orang yang sibuk saja. Mengingat rutinitas yang padat ini membuat mereka melupakan waktu. Ternyata tidak demikian, karena faktanya waktu kini berkurang tidak cukup 24 jam dalam satu hari.

Hal ini sudah pernah diungkapkan oleh Baginda Rasulullah SAW. Celakanya waktu yang terasa menjadi singkat ternyata menjadi pertanda hari kiamat.

Manusia diprediksi sudah memasuki akhir zaman dan bersiap dengan hari akhir. Seperti apa?

Tidak bisa dipungkiri diantara kita memang sudah merasakan begitu singkatnya waktu. Bahkan terkadang sulit untuk bernafas karena setumpuk aktifitas yang membuat kita menghabiskan waktu berjam-jam dan tanpa terasa sudah berlalu begitu saja.

Bagi umat muslim, hal ini tentu bukan pertanda yang bisa diabaikan begitu saja. Karena ternyata, singkatnya waktu menjadi signal bagi diri agar bersiap menghadapi seebuah akhir dari dunia. Dunia mengalami serangkaian proses menuju hari akhir.

Dalam hadis lain disebutkan, Anas RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, ''Hari Kiamat tak akan datang kecuali waktu semakin singkat. Penyingkatan ini terjadi sedemikian cara seperti satu tahun yang berlalu seperti sebulan, dan sebulan yang berlalu seperti seminggu, dan seminggu berlalu seperti satu hari dan satu hari yang berlalu seperti satu jam dan satu jam yang berlalu seperti secepat kilat.'' (Tirmidhi, Zuhd: 24, 2333).

Dalam riwayat lain dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “ Hari Kiamat belum akan terjadi sampai zaman (terasa) saling berdekatan. Sehingga, satu tahun terasa seperti satu bulan, satu bulan seperti satu pekan, satu pekan seperti satu hari, satu hari seperti satu jam, dan satu jam seperti api yang membakar ujung ranting.” Artinya, bahwa di akhir Zaman, waktu akan terasa cepat, seperti kayu bakar yang menyala dan padam dengan cepat.

Dalam Hadist Riwayat Bukhari dan Ahmad Rasulullah SAW mengatakan hal serupa. Bahwa hari kiamat tidak akan datang kecuali insiden cepatnya waktu dan pendeknya jarak.

''Hari Kiamat tak akan datang kecuali insiden berikut ini terjadi. Waktu akan semakin singkat, di mana jarak akan semakin pendek dengan digunakannya kendaraan.'' (Bukhari, Fitan.25; Ahmad ibn Hanbal, Musnad, 2/313).

Hal ini terjadi bukan karena pikiran dan padatnya aktivitas manusia saja. Namun sudah dikaji secara ilmiah oleh para ilmuan. Artinya Pertanda akhir zaman yang telah disebut Rasulullah SAW itu secara ilmiah telah terbukti.

Ulasan selengkapnya klik di sini.

2 dari 3 halaman

Pekerjaan-pekerjaan Haram di Akhir Zaman

Dream - Ada pameo klasik yang mengatakan, " mencari yang haram saja sulit, apalagi yang halal" . Ungkapan tersebut jelas tak sejalan dengan nilai moral, meski realitanya demikian.

Banyak orang yang tak peduli jika pekerjaan yang dilakukannya tidak halal atau melanggar ketentuan syariat. Mereka tetap menjalaninya selama bisa memenuhi kebutuhan perut.

Jauh sebelum kondisi ini banyak terjadi di masyarakat, Rasulullah SAW sudah pernah memperingatkan umatnya untuk mewaspadai pekerjaan-pekerjaan yang haram.

Beliau menyebutkan, salah satu tanda rusaknya akhlak umat manusia adalah ketidakpedulian mereka terhadap cara mencari harta kekayaan. Di antara pekerjaan-pekerjaan yang dilarang adalah sebagai berikut.

1. Pekerjaan yang berupa kesyirikan dan sihir, seperti perdukunan, paranormal, " orang pintar" , peramal nasib, dan pekerjaan lain sejenisnya.

2. Memperjualbelikan hal-hal yang diharamkan oleh syariat, seperti bangkai, babi, darah, anjing, patung, lukisan makhluk yang bernyawa, minuman keras, narkotika, dan lainnya.

Ingin tahu pekerjaan-pekerjaan yang diharamkan lainnya? Simak di sini.     

3 dari 3 halaman

4 Negeri yang Dianjurkan Rasul Dihuni pada Akhir Zaman

Dream - Akhir zaman merupakan masa yang mendekati terjadinya hari kiamat. Kabar tentang terjadinya hari kiamat sendiri sudah tertulis dalam Alquran dan hadis.

Menjelang terjadinya kiamat besar, akan terjadi petaka dan huru-hara yang melanda manusia khususnya umat Islam.

Pada masa itu Dajjal akan menebar fitnahnya ke berbagai penjuru bumi. Rasulullah SAW pun menganjurkan empat negeri ini untuk ditinggali umat Islam. Keempat negeri ini begitu diberkahi oleh Allah SWT.

Apa saja keempat negeri yang direkomendasikan Rasulullah untuk dihuni pada akhir zaman? 

Baca di sini.      

Beri Komentar