Doa Usai Sholat Gerhana dan Tata Caranya

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 18 Juli 2019 14:01
Doa Usai Sholat Gerhana dan Tata Caranya
Gerhana bulan merupakan fenomena alam yang terjadi atas izin Allah.

Dream - Gerhana bulan, fenomena langit yang kerap membuat manusia terpesona. Banyak yang rela meluangkan waktu, meski dini hari, demi menyaksikan keindahan gerhana.

Namun begitu, ternyata gerhana terjadi dengan berbagai versi. Ada gerhana bulan biasa, ada yang supermoon, blue moon hingga bloodmoon.

Terjadinya fenomena ini semata karena kebesaran Allah SWT. Manusia hanya bisa memprediksi kapan seperti apa gerhana bulan terjadi.

Dalam kitab Nihayatuz Zein, Syeikh An Nawawi Al Bantani menjelaskan amalan sunah ketika terjadi gerhana bulan yaitu Sholat Khusuf. Sholat ini dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan dua kali rukuk di masing-masing rakaatnya.

Usai sholat sunah khusuf, dianjurkan untuk membaca doa yang merupakan petikan Surat Yunus ayat 60. Doa tersebut berisi pengagungan akan kebesaran Allah SWT.

 

1 dari 5 halaman

Doa Usai Sholat Gerhana Bulan

 Doa Usai Sholat Gerhana Bulan© dream.co.id

Wama ya'zubu 'arrabbika min mitzqoli dzarratin fil ardli wa la fis samaa i wa la ashghara min dzalika wa man akbara illa fi kitaabim mubin.

Artinya:

" Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."

2 dari 5 halaman

Doa Niat Sholat Gerhana Bulan Beserta dan Tata Caranya

Dream - Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena langit yang kerap terjadi. Fenomena ini berlangsung ketika bulan tertutupi bayangan bumi sehingga bagian yang tampak hanya sedikit.

Ketika gerhana bulan terjadi, terdapat sunah bagi umat Islam untuk melaksanakan sholat gerhana bulan atau khusuf. Hukum sholat ini adalah sunah muakad, artinya sangat dianjurkan.

Dikutip dari NU Online, secara umum, sholat gerhana bulan terdiri dari dua rakaat. Kemudian dilanjutkan dengan dua khutbah seperti sholat Ied.

Bedanya, setiap rakaat pada sholat gerhana bulan dikerjakan dengan dua rukuk. Sementara khutbahnya tidak dianjurkan dengan takbir.

Untuk jemaahnya adalah seluruh umat Islam sebagaimana sholat Ied. Sedangkan imamnya dianjurkan pemerintah atau naib (petugas bidang keagamaan) resmi pemerintah.

3 dari 5 halaman

Niat Sholat Gerhana Bulan

Terkait tata caranya, tidak jauh berbeda dengan sholat Ied. Sebelum takbiratul ikhram, diharuskan berniat dengan lafal ini.

 Niat Sholat Gerhana Bulan© dream.co.id

Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini imaman/makmaman lillahi ta‘ala.

Artinya,

" Saya sholat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT."

 

4 dari 5 halaman

Urutan Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Sedangkan urutan tata caranya sebagai berikut,

1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.

2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.

3. Baca taawudz dan Surat Al Fatihah. Setelah itu baca Surat Al Baqarah atau selama surat itu, dibaca dengan jahar (lantang).

4. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 100 ayat Surat Al Baqarah.

5. Itidal, bukan baca doa i’tidal, tetapi baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca Surat Ali Imran atau selama surat itu.

6. Rukuk dengan membaca tasbih selama membaca 80 ayat Surat Al Baqarah.

7. Itidal. Baca doa i’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih selama rukuk pertama.

9. Duduk di antara dua sujud

10.Sujud kedua dengan membaca tasbih selama rukuk kedua.

11.Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

12.Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Hanya saja bedanya, pada rakaat kedua pada diri pertama dianjurkan membaca surat An Nisa. Sedangkan pada diri kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.

13. Salam.

14.Imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah shalat gerhana dengan taushiyah agar jamaah beristighfar, semakin takwa kepada Allah, tobat, sedekah, memerdedakan budak (pembelaan terhadap kelompok masyarakat marjinal), dan lain sebagainya.

Sumber: NU Online

5 dari 5 halaman

Terjadi Gerhana Bulan 17 Juli, Warga Diimbau Sholat Khusuf

Dream - Kementerian Agama mengimbau masyarakat Muslim untuk melaksanakan sholat gerhana pada 17 Juli 2019. Sebab, saat itu diprediksi bakal terjadi gerhana bulan.

" Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 04:30 WIB," ujar Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Muhammadiyah Amin, dalam keterangan tertulis, Senin 15 Juli 2019.

Menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, wilayah Indonesia bagian barat dan tengah bisa mengamati gerhana bulan. Gerhana bulan terjadi mulai bisa diamati pada 03.01 WIB hingga 05.59 WIB, pada Rabu depan.

Amin mengatakan, Bimas Islam telah mengirimkan surat edaran kepada Kepala Kantor Wilayah Kemenag untuk mengajak masyarakat melakukan sholat gerhana atau sholat khusuf.

" Pelaksanaan sholat gerhana disesuaikan dengan situasi dan kondisi daerahnya masing-masing," ucap dia. Kemenag juga mengajak masyarakat memperbanyak zikir, istighfar, sedekah, dan amalan lain.

Beri Komentar