JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Rupa Yadev (India Times)
Dream - Kisah hidup Rupa Yadav, mantan pengantin anak dari India, telah menjadi inspirasi bagi wanita lainnya. Gadis muda berusia 20 tahun yang dipaksa menikah saat berumur 8 tahun itu kini sedang berusaha untuk menjadi seorang dokter.
Rupa Yadav dari Rajasthan berhasil lulus ujian nasional dengan nilai yang sangat memuaskan. Dan saat ini dia menjalani wawancara untuk penerimaan mahasiswa kedokteran di sebuah universitas negeri.
Bungsu dari lima bersaudara ini masih duduk di kelas tiga SD ketika dijodohkan oleh orangtuanya. Namun dengan bantuan saudara-saudara iparnya, terutama Babulai, Rupa mengejar mimpi dan berhasil mewujudkannya.
" Aku berhasil meraih nilai tinggi dalam ujian kelas X. Semua orang, termasuk tetangga dan kerabat, mendesak saudara-saudara iparku agar mengizinkan aku meneruskan pendidikan. Dan ternyata mereka setuju. Aku sangat berterima kasih atas dukungan mereka," kata Rupa kepada The Indian Express.
Rupa bercerita bahwa saat menikah, suaminya, Shankar Lai, baru berusia 12 tahun. Namun pernikahan dini itu tak menyurutkan keinginan Rupa untuk menggapai cita-cita.
Karena mendapat dukungan dari saudara-saudara iparnya, Rupa mendaftarkan diri ke sebuah sekolah swasta yang berjarak 6 kilometer dari desanya di Kareri, dekat Jaipur.
Di sekolah ini, Rupa mendapatkan nilai hampir sempurna saat mengerjakan ujian di kelas XI dan XII.
Namun keberhasilan Rupa di bidang akademik ini juga didorong faktor lainnya.
© Dream
Dia memutuskan untuk menjadi seorang dokter setelah pamannya Bhimaram Yadav meninggal dunia karena serangan jantung akibat tidak mendapatkan perawatan yang memadai.
Dalam usaha pertamanya saat mengerjakan ujian di All India Pre-Medical Test (AIPMT), Rupa memperoleh skor 415 dan berada di peringkat 23.000.
Kemudian di usaha terakhirnya menjalani ujian di National Entrance-cum-Eligibility Test (NEET) yang diselenggarakan CBSE, Rupa memperoleh skor 503.
Namun sayang, masalah finansial selalu menjadi penghalang bagi orang-orang semacam Rupa ini.
© Dream
Keluarga Rupa mengalami kesulitan jika harus membiayai pendidikan di sebuah institut pelatihan bernama Allen Coaching yang terletak di kota.
Pihak Allen Coaching sebenarnya telah membebaskan 75 persen biaya pendidikan, namun membiayai sisanya tetap menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga Rupa.
" Saudara ipar, termasuk mertuaku, semuanya petani. Pendapatan dari pertanian sedikit sekali. Jadi suamiku bekerja sebagai sopir taksi untuk mendukung pendidikanku," kata Rupa.
Namun keberuntungan berpihak pada Rupa. Setelah dia dinyatakan lulus NEET, pihak institut memutuskan untuk memberikan beasiswa penuh kepada Rupa untuk menyelesaikan pendidikannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun