Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Morteza Nikoubazl (Foto: Www.rt.com)
Perempuan berusia 35 tahun itu awalnya menolak semua tuduhan. Namun akhirnya....
Dream - Seorang perempuan Iran terbukti telah mengkhianati suaminya. Karena itu pengadilan di Teheran menghukumnya dengan dicambuk dan menjadi pemandi jenazah selama dua tahun di kamar mayat.
Menurut Iranian Students’ News Agency (ISNA), perempuan berusia 35 tahun itu awalnya menolak semua tuduhan. Namun akhirnya dia mengakui kesalahannya setelah para penyidik berhasil membuktikan perzinahan yang dilakukannya.
Setelah mengakui kesalahannya, kekasih perempuan tersebut ditangkap dan diadili. Pengadilan kemudian mengumumkan putusan kasus perselingkuhan tersebut pada hari Sabtu, pekan lalu.
Hakim di pengadilan menghukum perempuan itu dengan dicambuk sebanyak 74 kali. Tidak itu saja, perempuan itu harus menjadi pemandi jenazah di kamar mayat rumah sakit selama dua tahun.
© Dream
Sementara pria yang menjadi selingkuhan perempuan itu dihukum cambuk sebanyak 99 kali dan diasingkan ke tempat yang jauh.
Hukum pidana Republik Islam Iran memandang perzinahan adalah sebuah tindak kejahatan dengan hukuman terberat adalah hukuman mati.
Sebelumnya, mereka yang terbukti berzina atau selingkuh akan dihukum rajam atau dilempari batu sampai mati.
Namun bentuk hukuman seperti itu menuai kecaman dunia internasional. Menurut International Committees against Execution and Stoning, selama kurun waktu 1980 sampai 2010, sebanyak lebih dari 150 orang telah dihukum rajam di Iran.
Tetapi pada tahun 2012, Iran menghapus hukuman rajam bagi mereka yang terbukti melakukan perzinahan atau perselingkuhan.
(Sumber: www.rt.com)