Kisah Haru Kakek Penjual Kertas Doa

Reporter : Vinda Prashita
Senin, 25 Januari 2016 16:31
Kisah Haru Kakek Penjual Kertas Doa
Kisah ini sungguh menginspirasi bagi kita semua. Itu diperlihatkan pada sang kakek tua itu. Meski tubuhnya tak sekuat dulu untuk bekerja, namun ia mencari rezeki halal demi menafkahi keluarga.

Dream - Sosok kakek tua duduk bersandar di koridor kuning di Pasar Blauran, Surabaya. Memakai peci hitam sambil mengenggam kertas putih. Terlihat tubuhnya lemah dengan kulit disekujur badan tak lagi kencang.

Ternyata kakek tua itu si penjual secarik kertas berisi doa. Kumpulan doa untuk keselamatan dan keharmonisan rumah tangga.

Siapapun yang membeli kertas doa itu, sang kakek menganjurkan untuk membacanya dan menghayati agar rumah tangga selalu harmonis dunia akhirat.

Kisah ini sungguh menginspirasi bagi kita semua. Itu diperlihatkan pada sang kakek tua itu. Meski tubuhnya tak sekuat dulu untuk bekerja, namun ia mencari rezeki halal demi menafkahi keluarga.

Anda akan tercengang ketika mengetahui bahwa si kakek menjual kertas itu dengan harga seikhlasnya.

Siapapun yang melihat kakek penjual kertas doa itu akan terhenyak dan mendapat pelajaran. Bagaimana dengan usia yang tak lagi muda, semangat kakek berjualan agar tidak mengemis begitu tinggi.

Simak kisah selengkapnya di sini ...  (Ism) 

 

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Baca Juga: 10 Tahun Lalu Cinta Pemuda Miskin Itu Ditolak, Sekarang? Ari Darwis, Driver yang Tak Lupa Bayar Zakat Bupati Brebes Perintahkan PNS Salat Tepat Waktu Negara Pemilik Hartawan Paling Dermawan Umroh Jadi Keinginan Terakhir Budi Anduk Begitu Sederhana Rumah Termulia di Dunia

Beri Komentar