Kisah Penjaga Masjid Atta`awun Puncak Bogor

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 9 Juli 2015 03:29
Kisah Penjaga Masjid Atta`awun Puncak Bogor
Persahabatan yang mereka bangun kembali dipertemukan. Ada kisah mengharukan dibaliknya.

Dream - Sebuah persahabatan bisa saja terpisah. Tapi, ingatan mengenai pertemanan itu tidak mudah terlupakan. Dan terkadang ada bumbu keajaiban di dalamnya.

Barangkali, itulah yang sedang dialami oleh Ahmad dan Zaenal. Mereka berdua, dulunya dikenal bersahabat karib.

Ahmad berasal dari keluarga yang kurang mampu. Tapi dia dikenal cerdas dan pandai. Adapun Zaenal, meski tidak sepandai Ahmad, berasal dari keluarga yang sederhana dan bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya.  

Persahabatan yang mereka bangun sejak kecil kemudian terpisahkan oleh waktu. Masing-masing dari mereka mengejar cita-citanya.

Hingga suatu saat persahabatan itu kembali dipertemukan. Tempat dipertemukannya dua sahabat itu adalah sebuah koridor tempat wudhu di Masjid At-Ta'awun, Cisarua, Puncak, Bogor.

Awalnya, Zaenal, yang kini telah menjadi seorang manajer, hendak berwudhu. Dia kemudian menemukan wajah pria yang tidak asing dalam ingatannya. Setelah meyakinkan dirinya, dia memberanikan diri menyapa lelaki yang sedang memegang kain pel itu.

" Maaf," kata Zaenal. " Kamu Ahmad kan? Ahmad kawan SMP saya dulu," terusnya

Lelaki yang memegang pel itu tidak kalah mengenali. Lalu, keduanya berpelukan.

" Keren sekali kamu mas. Mantab," kata Ahmad melihat Zaenal dengan pakaian necisnya.

Mereka pun mengobrol-obrol sebentar. Zaenal yang hendak salat meminta izin kepada Ahmad. " Sehabis salat, kita teruskan lagi ya Mad," kata Zaenal.

Dia kemudian mengambil wudhu. Ketika berwudhu, Zaenal merasa iba melihat keadaan kawan karibnya itu. Dalam batinnya dia bertanya, mengapa kawannya yang pintar itu hanya menjadi pengurus masjid? Dia tidak habis pikir.

Seusai menunaikan salat, Zaenal kemudian ditegur seorang lelaki. Zaenal mengira dia merupakan kawan dari Ahmad.

" Pak," lelaki itu menegur.
" Iya mas," jawab Zaenal.
" Bapak kenal sama Bapak insinyur Haji Ahmad?" tanyanya.
" Insyinyur Haji Ahmad?..." wajah Zaenal menunjukkan reaksi kebingungan.

Untuk kisah selengkapnya klik di sini. (Ism) 

1 dari 5 halaman

Dahsyatnya Bacaan Ayat Kursi

Dahsyatnya Bacaan Ayat Kursi

Dream - Kita sering dianjurkan untuk membaca ayat kursi. Tapi apakah kita yang sering membacanya tahu mengenai khasiat dan manfaat dahsyat dari ayat kursi itu sendiri?

Ayat Kursi sendiri sebenarnya adalah bagian dari surat Al-Baqarah, surat kedua di dalam Al-Qur’an, dan merupakan ayat ke 255 dari surat tersebut.

Doa ini juga dinilai sebagai salah satu doa yang memiliki derajat paling tinggi di antara surat-surat atau doa-doa yang lainnya. Meskipun memang seluruh ayat dari semua surat di Al-Qur’an adalah mulia, yang satu ini memiliki tempatnya sendiri.

Khasiat ayat kursi yang pertama muncul dari Syeikh Abu Abbas yang mengatakan, siapa saja yang membaca ayat kursi hingga lebih dari 50 kali dan meniupkannya pada air hujan, insya Allah ketika air itu diminum akan membuat akal serta pikiran orang tersebut lebih terbuka. Dan menyebabkannya menjadi lebih mudah mencerna pengetahuan yang baru.

Ingin tahu penjasannya lebih lanjut? Yuk selengkapnya Dahsyatnya Bacaan Ayat Kursi (Ism) 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini! 

2 dari 5 halaman

Kisah Nyata, Wanita Hidup di Dalam Kubur

Kisah Nyata, Wanita Hidup di Dalam Kubur

Dream - Sudah sehari ibu tiga anak itu dikuburkan. Namun ada yang aneh. Putri bungsunya menangis, meminta sang ayah membongkar makam ibunya. Gadis mungil itu mengaku bermimpi sang ibu minta dikeluarkan dari kuburan.

Sebuah kisah nyata yang terjadi di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, tiga tahun silam.

Dua hari setelah pemakaman itu, si bungsu itu kembali bercerita tentang sang ibu. Dia kembali bermimpi ibunya minta dikeluarkan dari kubur. Mimpi itu lagi-lagi disampaikan kepada sang ayah yang tak percaya.

Namun kali ini sang anak menangis sejadi-jadinya. Dia minta kuburan sang ibu dibongkar. Dan kali ini sang ayah menuruti permintaan itu. Warga desa yang penasaran turut membantu.

Kuburan digali. Setelah sampai liang lahat, semua terkejut. Para penggali kubur, mendapati ibu itu dalam posisi setengah duduk. Kain kafan pembungkus badan pun sudah lepas.

Pada saat itu, para penggali kubur pun tiba-tiba menangis, karena menyaksikan bahwa ibu itu sebenarnya masih hidup saat dikubur. Tapi karena telah terkubur selama 3 hari, maka ia pun meninggal di dalam kuburannya sendiri.

Warga yakin perempuan itu sebelumnya hanya mati suri. Baca selengkapnya di sini. (Ism)

 BACA JUGA : 

Ilmuwan Buktikan Kehidupan Setelah Kematian

Kumpulan Selfie yang Berujung Kematian

Warga Jepang Ramai-Ramai Jajal 'Kematian'

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

3 dari 5 halaman

Ilmuwan Ungkap Rahasia Salat Subuh

Ilmuwan Ungkap Rahasia Salat Subuh

 

Dream - Panggilan salat Subuh berbeda dari salat lainnya. Dalam azan Subuh ditambahkan kalimat ‘Assalatu Khairum Minan Naum’, yang artinya salat lebih baik daripada tidur.

Kalimat itu ternyata punya makna mendalam. Salah satunya, salat Subuh yang diserukan ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan manusia.

Sejumlah ilmuwan bahkan melakukan penelitian apa kaitan antara seruan tersebut dengan salat Subuh. Dan hasilnya sangat mencengangkan. (Anda setuju pendapat ini, klik di sini)

Penelitian ilmiah itu menemukan jawaban, mengapa ada penambahan ‘Assalatu Khairum Minan Naum’. Untuk mengetahui rahasia di balik salat Subuh itu, baca selengkapnya di sini. (iSM)

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif di sekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

4 dari 5 halaman

Terima Kasih atas Peristiwa 30 Tahun Lalu

Terima Kasih atas Peristiwa 30 Tahun Lalu

 

Dream - Anak akan melakukan apapun demi melindungi orangtuanya. Hal inlah yang dilakukan bocah laki-laki asal Thailand. Ia terpaksa mencuri obat di sebuat apotik yang tak jauh dari kediamannya. Aksi yang tak pantas mendapat pujian dan mengharukan itu diketahui oleh pemiliki toko.

Cacian serta makian dari pemilik apotik pada Prajak Arunthong sontak mencuri perhatian orang-orang yang berada di sekitar. Beruntung, bapak paruh baya yang menjual mie di depan apotik itu mencegah. Ia menghampiri Prajak.

" Ibumu sakit?" , tanya bapak penjual mie.

Prajak hanya bisa mengangguk malu dan ketakutan. Tanpa ragu bapak penjual mie memberikan uang pada pemilik apotik untuk membayar obat-obatan yang telah dicuri Prajak. Bukan hanya itu, ia juga memberikan mie kuah hangat untuk dibawa Prajak pulang.

30 tahun telah berlalu, keadaan penjual mie masih sama seperti dulu. Saat tengah melayani pembeli ia tiba-tiba terjatuh karena sakit. Puteri semata wayangnya segera membawa penjual mie ke rumah sakit terdekat.

Biaya pengobatan serta perawatan ayahnya terlalu mahal. Ia tak punya uang sebanyak itu, puterinya hanya menangis memandangi kertas yang bertuliskan total biaya sebesar 792,000 baht. Keputusan menjual toko mie yang telah dirintis bertahun-tahun akhirnya menjadi pilihan.

Saat sedang tertidur ia mendapati sebuah kertas tagihan dari rumah sakit : 
-Biaya pengobatan 0
-Biaya operasi 0
-Biaya obat 0
-Biaya rawat inap 0
-Biaya obat penghilang sakit 0
-Kuah sayur 0
Total = 0 (Semua tak bisa tertandingi dengan peristiwa 30 tahun lalu)

Rupanya Prajak Arunthong kecil telah tumbuh besar menjadi seorang dokter. Ia ingin membalas budi pada bapak penjual mie yang telah menolongnya 30 tahun yang lalu.

Penasaran dengan kisah Prajak? Yuk simak kisahnya Lihat di sini

5 dari 5 halaman

Kakek Misterius Getarkan Hati Penumpang Kereta

Kakek Misterius Getarkan Hati Penumpang Kereta

 

Dream - Ini kisah tentang pasangan tua yang menumpang kereta dari Stasiun Jakarta Kota. Pasangan ini duduk di bangku, berbagi dengan penumpang lain dalam gerbong yang melaju ke arah Depok itu.

Namun, ada yang sangat mengganggu. Kakek dan nenek yang tak diketahui namanya ini sungguh berbau. Sehingga, menilik dari pakaian yang kumal dan bau yang menyengat itu, penumpang lain mengira pasangan ini adalah pengemis.

Saking baunya, banyak penumpang tak tahan duduk di dekatnya. Bahkan ada perempuan yang semula duduk di samping mereka keluar gerbong dan muntah sejadi-jadinya.

Lantas, masuklah pemuda berdandan necis. Pemuda itu duduk di sebelah pasangan lanjut usia itu. Seolah tak terganggu dengan bau, pemuda itu terlibat obrolan panjang dengan sang kakek. Sementara kereta perlahan bergerak meninggalkan Stasiun Kota.

Dari percakapan itu, pemuda ini tahu bahwa kakek dan nenek ini akan turun di Stasiun Gondangdia. Sehingga, saat dekat stasiun itu, pemuda itu merogoh saku. Mengeluarkan selembar uang Rp 100 ribu dan mengulurkannya ke kakek itu.

“ Pak, saya punya sedikit rezeki buat Bapak dan Ibu, mungkin bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup Bapak dan Ibu beberapa hari ke depan,” demikian kata pemuda itu.

Kakek itu hanya terdiam. Sesaat kemudian, bibir keriputnya mengeluarkan penolakan halus. Sebuah jawaban yang menggetarkan hati penumpang di gerbong itu.

“ Sungguh agamaku melarangku menjadi seorang pengemis yang menengadahkan tangan menunggu bantuan uang dari si tuan kaya raya, kuyakin Tuhanku Maha Kaya, sangat kaya,” kata kakek itu.

“ Saya tahu niat Ananda adalah untuk membantu kami, dan sungguh saya yakin bahwa Allah lah yang telah mengirimmu kepada kami. Namun mohon maaf.......”

Jawaban itu membuat orang-orang di sampingnya terperangah. Kemudian bapak itu pun melangkahkan kakinya turun ke Stasiun Gondangdia bersama istrinya.

Baca kisah selengkapnya di tautan ini.

 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Beri Komentar