Kisah Pilu di Ujung Batas Tanah Pertiwi

Reporter : Ayik
Jumat, 10 Juli 2015 14:00
Kisah Pilu di Ujung Batas Tanah Pertiwi
Keterbatasan serta sulitnya jangkauan pemerintah setempat membuat masyarakat Indonesia di ujung tanah air mengalami keterlambatan infrastruktur.

Dream - Penduduk Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari Sabang sampai Merauke itu tentunya berjajar banyak pulau-pulau, termasuk pulau-pulau kecil di dalamnya.

Mungkin selama ini kita terbiasa dengan kehidupan perkotaan yang serba maju. Teknologi mudah didapat, seperti listrik, internet, serta berbagai fasilitas kehidupan yang sangat mudah mendapatkannya.

Namun pernahkah terbesit oleh anda tentang keadaan saudara-saudara kita yang jauh dari perkotaan? Jauh dari segala kemajuan infrastruktur dan berbagai fasilitas yang menunjang kehidupan? Keadaan seperti itu dialami oleh saudara-saudara kita yang tinggal di perbatasan.

Salah satu daerah perbatasan yang mengalami keadaan seperti itu adalah Entikong. Entikong adalah sebuah kecamatan paling pinggir yang terletak di kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan Barat. Entikong berbatasan langsung dengan Malaysia Timur, tepatnya di Serawak. Di sinilah kisah kepiluan bermula.

Penasaran dengan kisah ini? Yuk selengkapnya Baca di sini 

Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi

Ayo berbagi traffic di sini!

Baca Juga: Misteri 9 Makam Mbah Soleh Murid Sunan Ampel Hukum Sahur Saat Azan Subuh Berkumandang Ketika Sarung Tak Lagi Istimewa di Negeri Piramida Anjuran Rasul untuk Lepas Alas Kaki Kisah Penjaga Masjid Atta`awun Puncak Bogor Deretan Wanita Cantik Abdi Negara

Beri Komentar