Kota Tua Montpellier, Mesin Waktu Kejayaan Islam di Prancis

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 18 Desember 2018 10:05
Kota Tua Montpellier, Mesin Waktu Kejayaan Islam di Prancis
Montpellier jadi 'pintu gerbang' tradisi ilmiah Islam menyebar ke Eropa. Melalui Spanyol atau Andalusia sebagai pusatnya.

Dream - Bangunan tua berjejer elok dan rapat. Gang-gang sempit berkelok seperti labirin. Jalanan dilapisi bebatuan rapi. Sangat kental nuansa lawasnya.

Begitulah kota tua Montpellier, ‘mesin waktu’ yang melempar Jurnalis Dream, Cynthia Amanda Male kembali ke masa lalu, Eropa tempo dulu.

 Montpellier, Perancis

(Travel in Style di Montpellier, Perancis/Foto: Cynthia Amanda Male)

Ini adalah kota di Prancis bagian selatan. Tepatnya di regional Languedoc-Roussillon, dekat dengan laut Mediterania. Kurang lebih 700 km dari Paris.

Rombongan 'Travel in Style Wardah' berkesempatan mengunjungi kota cantik khas Eropa abad pertengahan yang penuh ketenangan.

 Montpellier, Perancis

(Travel in Style di Montpellier, Perancis/Foto: Cynthia Amanda Male)

Pagi itu, gang sempit kota tua Montpellier sudah berdenyut. Aneka toko souvenir dan restoran sudah siap menggoda. Sembari jalan-jalan menyusuri 'lorong waktu', pelancong bisa mengakomodir dahaga shopping-nya.

 Montpellier, Perancis

(Travel in Style di Montpellier, Perancis/Foto: Cynthia Amanda Male)

Yang bikin takjub seluruh bangunan tua itu tampak terawat dengan toko-toko yang menjajakan barang-barang yang modern.

 Montpellier, Perancis

(Travel in Style di Montpellier, Perancis/Foto: Cynthia Amanda Male)

Yup, di dalam bangunan boleh saja ditambahi perabotan dan alat modern, tetapi potret lawas yang menyimpan setumpuk sejarah kota itu harus tetap terpancar dari bangunan tersebut. 

2 dari 2 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
[21 Jan 16:00] Live Streaming #KLYLounge with Geisha