Syok! Lihat Harga & Makanan yang Dijual di Kantin Sekolah

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 15 Februari 2017 14:02
Syok! Lihat Harga & Makanan yang Dijual di Kantin Sekolah
Sedih melihat kakanan di piring. Apalagi saat tahu harganya. Kasihan!

Dream - Selain buku belajar, kantin sekolah juga memiliki peran yang sangat penting dalam pendidikan seorang anak didik. Di sinilah disediakan asupan makanan yang sehat dan bersih buat anak-anak.

Selain itu, kantin sekolah seharusnya memasang harga yang lebih murah dibandingkan tempat jajan di luar. Meski harga murah bukan berarti mempengaruhi kualitas makanan yang dijual.

Namun tidak demikian dengan pengalaman seorang ibu dari Malaysia bernama Hanizam Hassan.

Dia tak sampai hati apabila melihat sendiri makanan yang disediakan pihak kantin sekolah anaknya.

Nasih Putih dan Sayur Saja

Ya Allah, hanya Kau yang tahu apa yang akan saya ceritakan di sini. Ini adalah semata-mata ingin mengekspresikan rasa iba dan kasihan seorang ibu. Demi Allah, tiada niat untuk menghina atau menjelekkan orang.

Kemarin, sewaktu istirahat kelas, saya mengantar bekal untuk anak saya, dan kami duduk untuk makan di kantin sekolah.

Kemudian datang seorang kawannya yang duduk makan di sebelahnya. Dari caranya makan, murid itu nampaknya lapar.

Tapi apa yang dimakan (yang dibeli dari kantin) hanyalah nasi putih dn sedikit sayur tumis. Saya tanya berapa harganya, dia menjawab 2 ringgit (sekitar Rp 6 ribu) sambil mengais-ngais sayur seperti mencari sesuatu.

Dari cara dia menjawab, terlihat kalau makanan itu terlalu mahal baginya. Saya tanya lagi, hanya dengan lauk saja? Dengan perlahan, dia menjawab iya.

1 dari 2 halaman

Sedih Melihat Makanan di Piring

Saya perhatikan setelah 2-3 kali, suapannya mulai perlahan, seakan makan dengan terpaksa. Saya tiba-tiba merasa sangat sedih dan bersalah.

Pasalnya, dalam waktu yang sama, anak saya makan enak dengan sayur lengkap dan ayam goreng. Diam-diam saya menangis. Tengok ke kiri, ada lagi seorang murid sedang menikmati nasi putih dengan hanya kepala ikan lele dan sedikit kuah.

Ya Rabbi, sedih hati ini lihat makanan yang dibeli dari kantin sekolah.

2 dari 2 halaman

Jangan Manfaatkan Kepolosan Anak-anak

Saya juga berjualan makanan. Semua orang ingin untung, tapi janganlah seperti ini. Berjualanlah yang jujur dan ikhlas karena mereka bayar pakai uang.

Anak-anak ini lapar. Mereka juga punya perasaaan. Tidak bisakah mereka diperlakukan seperti anak sendiri?

Kita berjualan mencari rezeki untuk keluarga. Kita mencari keberkatan dunia dan akhirat. Sepatutnya bersyukur karena kita ditakdirkn berjualan untuk anak-anak kecil yang sedang mencari ilmu.

Mereka masih suci dan bersih jiwanya. Mereka, Insya Allah, adalah para ahli surga.

Janganlah karena mereka anak-anak kecil yang tak tahu apa-apa, kita ambil kesempatan dalam kesempitan.

Semoga Allah memberikan jalan kepada kita untuk menabung saham akhirat dengan memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar mereka menjadi penjamin orang tua ke surga.

(Sumber: Ohbulan.com)

Beri Komentar