Kondisi Permukaan Tanah Dan Rumah Yang Rusak Usai Gempa Donggala (Foto: Www.facebook.com/laziswahdahislamiyah)
Dream - Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya, diguncang gempa dan dihantam tsunami pada Jumat 28 September 2018 lalu.
Gempa berkekuatan 7,7 SR ini telah meluluhlantahkan beberapa kota di Sulawesi Tengah.
Melansir fajaronline.co.id, sejumlah relawan dari Tim Wahdah Peduli terjun ke daerah yang paling parah terkena dampak di Perumnas Balaroa.
Perumahan yang dihuni sekitar 3000 jiwa itu hancur berantakan akibat bencana ini. Rumah-rumah seperti dibalik. Jalanan mencuat setinggi atap rumah.
Daerah ini memang sangat parah, banyak jenazah yang terjebak di dalam reruntuhan rumah di berbagai kompleks perumahan.
Salah satu proses evakuasi yang cukup membuat derai air mata adalah saat ditemukannya jenazah seorang ibu yang mendekap anaknya.
" Kami menangis melihat seorang ibu ditemukan mayatnya di sela-sela reruntuhan bangunan di Perumnas dalam keadaan mendekap anak mantunya," kata Nasruddin Abdul Karim, salah seorang relawan Lazis Wahdah Islamiyah.
Waktu sang suami datang sang ibu sudah wafat dan sang istri yang baru dua bulan dinikahinya masih sempat minta tolong kepada sang suami. Tetapi karena reruntuhan akhirnya tidak bisa diselematkan.
Hingga kini proses evakuasi masih terus berjalan. Mereka bekerja di sela-sela reruntuhan bangunan dan ditemani bau jenazah yang sangat menyengat.
" Kami melihat kondisi lapangan sangat-sangat butuh tambahan relawan lagi terutama banyaknya mayat yang belum dievakuasi. Lebih penting dari itu stok bantuan makanan dan minuman yang masih sangat minim," tutupnya.
(Sumber: fajaronline.co.id)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya