Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mesin Cuci (konsultasisyariah.com)
Dream - Mesin cuci merupakan alat yang sudah sangat akrab bagi setiap keluarga. Banyak keluarga menggunakan mesin ini dengan alasan praktis.
Tetapi, apakah mencuci dengan mesin cuci benar-benar dapat menghilangkan najis? Ini mengingat ada ketentuan untuk mencuci pakaian terkena najis secara terpisah dengan pakaian yang tidak terkena najis.
Dikutip dari laman konsultasi syariah, inti mencuci najis adalah menghilangkan unsur najis yang terdapat pada pakaian. Caranya dengan menyiramkan air sampai zat najisnya hilang.
Tetapi, pada mesin cuci, pakaian najis akan tercampur dengan pakaian yang tidak terkena najis. Dikhawatirkan hal ini juga membuat pakaian yang tidak najis menjadi najis.
Meski demikian, terdapat dua kemungkinan yang bisa diterapkan. Pertama, mencuci dengan air sedikit yang menyebabkan adanya kontaminasi najis, dan kedua, mencuci dengan air yang banyak sehingga najis dapat benar-benar hilang.
Terkait hal ini, Imam Ibnu Baz berpendapat dengan mengutip hadits diriwayatkan Ahmad, Abu Daud, Nasai, dan Turmudzi.
"Apabila pakaian dicuci dengan cara dicampur (yang najis), dengan menggunakan air yang banyak, sehingga bisa menghilangkan semua bekas najis, dan tidak mengalami kontaminasi najis, maka semua pakaian dianggap suci. Berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya air itu suci, dan tidak bisa berubah menjadi najis karena benda lain."
"Dan wajib bagi yang mencuci, hendaknya berusaha menggunakan air yang cukup, untuk mencuci dan membersihkan semuanya. Jika anda bisa memilah antara pakaian suci dan pakaian najis, maka yang lebih hati-hati, anda cuci pakaian najis disendirikan, dengan air yang cukup, sampai zat najisnya hilang, sehingga air untuk mencuci tetap suci, tidak berubah dengan najis."
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains


LEPAS Warnai Jakarta Fashion Week 2027, Kenalkan Leopard Aesthetics lewat Otomotif dan Fashion

Prancis dan Italia Diguncang Demo Besar-besaran, Apa yang Membuat Warga Turun ke Jalan?

Ramai Isu Putus Kabel RI–Singapura: Kenapa Internet Dunia Belum Bisa Pindah ke Satelit?